NUSA TENGGARA BARAT — Nico Paz menyumbang satu gol dan tiga assist saat Como menghancurkan Lens 9-1 di Stadion Bollaert-Delelis, tapi momen paling menyentuh justru terjadi setelah bola masuk. Gelandang asal Argentina itu mengangkat kaus bergambar Jesus de Miguel, striker Tenerife yang meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah tabrakan di lapangan.
Kemenangan sembilan gol tanpa balas memang jadi berita besar. Namun bagi Paz, laga itu punya makna lain. De Miguel bukan sekadar nama asing: ia berasal dari Tenerife, kampung halaman Paz, klub tempat Paz menimba ilmu di akademi pada 2014 hingga 2016.
De Miguel Meninggal Kurang dari 24 Jam Setelah Tabrakan
Striker Tenerife itu meninggal pada Selasa (3/11) waktu setempat. Penyebabnya cedera serius di bagian kepala dan dada usai bertabrakan dengan penjaga gawang Andorra, Jesus Owona, di kasta kedua Liga Spanyol. Cedera itu memicu henti jantung.
Kabar duka langsung menyebar ke seluruh sepak bola Spanyol. De Miguel dikenal sebagai penyerang yang berjuang di kompetisi lapis kedua, jauh dari sorotan liga utama.
Kaus Bergambar De Miguel Diangkat Usai Gol di Liga Champions
Momen itu terjadi setelah Paz mencetak gol untuk Como di Liga Champions. Ia mengangkat kaus yang menampilkan foto De Miguel disertai tulisan "Beristirahatlah dengan tenang".
Gestur sederhana, tapi jelas disengaja. Paz ingin menunjukkan bahwa kesuksesan di Eropa tidak menghapus ingatannya pada klub yang membesarkannya.
Satu Gol dan Tiga Assist Paz di Pesta Gol Como
Di atas kertas, penampilan Paz di Stadion Bollaert-Delelis nyaris sempurna. Selain mencetak satu gol, ia melepas tiga assist dalam kemenangan 9-1 atas Lens.
- Skor akhir: Lens 1-9 Como
- Kontribusi Paz: 1 gol, 3 assist
- Venue: Stadion Bollaert-Delelis
- Latar: De Miguel meninggal pada Selasa (3/11) setelah tabrakan dengan Jesus Owona
Karier Melonjak, Ikatan dengan Tenerife Tak Lepas
Meski berstatus pemain Argentina, Paz lahir di Tenerife. Jejaknya di akademi Tenerife antara 2014 dan 2016 menjadi alasan mengapa penghormatan itu terasa personal, bukan sekadar formalitas.
Karier Paz kini melesat bersama Como. Performa di Liga Champions membuat namanya semakin diperhitungkan. Tapi di malam ketika ia bersinar paling terang, ia memilih berbagi sorotan dengan seorang pemain yang baru saja pergi.