JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas atau PLTMG Sumbawa 2 Gas Engine Power Plant berkapasitas 30 MW di Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Proyek yang dibangun di atas lahan seluas 3,38 hektare tersebut telah resmi beroperasi dan diresmikan pada Rabu, 20 Mei 2026 bersama PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara atau UIP Nusra selaku pemilik proyek.
Dalam pelaksanaannya, ADHI Karya bekerja sama dengan KEPCO E&C dengan lingkup pekerjaan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning atau EPCC. Pekerjaan tersebut mencakup pekerjaan sipil, mekanikal, dan elektrikal.
Pembangunan pembangkit yang dimulai sejak Desember 2023 ini menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa.
Kehadiran PLTMG Sumbawa 2 menjadi tonggak penting dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri di wilayah Nusa Tenggara Barat. Tambahan daya sebesar 30 MW meningkatkan kapasitas sistem kelistrikan Pulau Sumbawa dari sekitar 160 MW menjadi 191 MW.
Dengan peningkatan tersebut, sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa kini memiliki cadangan daya yang lebih memadai. Kondisi ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, serta aktivitas masyarakat secara lebih optimal.
Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, penggunaan teknologi pembangkit berbahan bakar gas juga sejalan dengan upaya transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.
Dibandingkan energi fosil konvensional, gas alam menghasilkan emisi yang lebih rendah sehingga dapat menjadi solusi energi yang lebih ramah lingkungan dalam mendukung kebutuhan listrik nasional.
Corporate Secretary ADHI Karya, Rozi Sparta, mengatakan ADHI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur energi nasional yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“ADHI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur energi nasional yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Sumbawa melalui proyek PLTMG ini,” ujar Rozi Sparta.
Menurutnya, melalui pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, ADHI siap berkontribusi dalam mendukung pemerataan akses listrik serta penguatan ketahanan energi di berbagai wilayah Indonesia.
Keberhasilan penyelesaian proyek ini juga memperkuat kapabilitas ADHI Karya melalui Departemen Energi dan Industrial. Departemen tersebut memiliki pengalaman dalam pembangunan berbagai proyek strategis, meliputi sektor industri dan petrokimia, kelistrikan, telekomunikasi, perminyakan, agroindustri, serta pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
Ke depan, ADHI Karya sebagai perusahaan konstruksi nasional menyatakan akan terus mendukung program-program strategis di sektor energi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.