Pencarian

Gempa M7,1 Guncang Jepang, 13 Tewas dan Kastil Kumamoto Rusak, 260.000 Warga Mengungsi

Rabu, 29 Juli 2026 • 12:03:31 WIB
Gempa M7,1 Guncang Jepang, 13 Tewas dan Kastil Kumamoto Rusak, 260.000 Warga Mengungsi
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jepang, mengakibatkan 13 orang tewas dan kerusakan pada Kastil Kumamoto.

NUSA TENGGARA BARAT — Gempa dangkal yang berpusat di daratan itu memicu kepanikan massal. Rekaman dari lokasi kejadian menunjukkan bangunan bergoyang hebat, material berjatuhan, dan kepulan asap di beberapa titik. Pusat perbelanjaan dan rumah-rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Korban Tewas Bertambah, Operasi Pencarian Terus Berlangsung

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung intensif hingga Rabu pagi. "Terdapat banyak korban luka dan sejumlah orang masih dinyatakan hilang saat operasi penyelamatan berlangsung sepanjang malam hingga Rabu pagi," ujar Takaichi dalam keterangan resmi.

Pemerintah Jepang meminta percepatan evakuasi di daerah-daerah yang aksesnya terputus akibat kerusakan infrastruktur. Jumlah korban jiwa dikhawatirkan masih bisa bertambah seiring meluasnya jangkauan pencarian.

Kerusakan Infrastruktur dan Situs Bersejarah

Kastil Kumamoto, salah satu ikon sejarah Jepang yang menjadi tujuan wisata utama, mengalami kerusakan akibat guncangan. Belum ada laporan rinci mengenai tingkat kerusakan situs tersebut, tetapi foto-foto awal menunjukkan sebagian struktur bangunan runtuh.

Selain kastil, pusat perbelanjaan di beberapa kota dilaporkan ambruk sebagian. Warga yang panik berhamburan keluar rumah dan gedung perkantoran saat gempa terjadi, menyebabkan kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

260.000 Warga Mengungsi, Ancaman Gempa Susulan

Otoritas setempat menginstruksikan lebih dari 260.000 warga untuk meninggalkan rumah mereka dan menuju tempat pengungsian yang telah disiapkan. Imbauan ini dikeluarkan menyusul potensi gempa susulan yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Tim penyelamat dari berbagai daerah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban. Sejumlah rumah sakit di wilayah terdampak juga dilaporkan kewalahan menangani lonjakan korban luka-luka akibat reruntuhan.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks