NUSA TENGGARA BARAT — Kabar peluncuran Galaxy S26 FE mulai memanas. Menurut laporan SammyFans yang dikutip Jumat (31/7/2026), Samsung dikabarkan akan memperkenalkan ponsel ini pada 1 September 2026, dan satu hal yang langsung mencolok: banderol harganya naik cukup dalam untuk semua opsi penyimpanan.
Kenaikan Harga di Eropa: 128GB Hingga 512GB
Di pasar Eropa, harga yang beredar menunjukkan lompatan yang tidak bisa dianggap remeh. Varian 128GB dibanderol 749 euro, naik sekitar 50 euro dari pendahulunya. Sementara model 256GB yang diprediksi jadi varian terlaris naik 90 euro menjadi 809 euro.
Kenaikan paling tinggi justru terjadi pada varian puncak 512GB yang melonjak hingga 150 euro, menyentuh angka 929 euro. Jika dikonversi, total kenaikan tersebut setara dengan Rp2,8 juta untuk model tertinggi.
Spesifikasi yang Bocor: Baterai 4.900mAh dan Charging 45W
Dari sisi dapur pacu, Samsung diperkirakan tidak banyak mengubah spesifikasi inti. Bocoran yang beredar menyebut Galaxy S26 FE akan membawa baterai berkapasitas 4.900mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W.
Seluruh fitur Galaxy AI yang ada di seri Galaxy S26 reguler juga disebut akan dibawa ke model FE ini. Ini menjadi nilai jual utama, mengingat harga FE biasanya lebih rendah dari flagship utama.
Desain Ambient Island dan Opsi 128GB yang Dipertahankan
Satu hal yang menarik, Samsung dikabarkan tetap mempertahankan opsi penyimpanan 128GB untuk FE. Padahal, lini Galaxy S26 reguler sudah meninggalkan kapasitas tersebut. Keputusan ini kemungkinan untuk menjaga harga entry-level tetap lebih terjangkau.
Dari sisi desain, ponsel ini disebut mengusung konsep baru bernama Ambient Island. Bocoran dari situs sertifikasi juga memperlihatkan tonjolan kamera di bagian belakang, mengindikasikan perubahan desain yang cukup signifikan dari generasi sebelumnya.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Kenaikan harga ini bukan tanpa alasan. Samsung disebut mengikuti tren yang juga terjadi pada lini Galaxy A terbaru. Namun, perlu dicatat bahwa kenaikan 150 euro untuk varian 512GB adalah angka yang cukup besar, bahkan untuk standar Eropa.
Pertanyaannya, apakah kenaikan ini sebanding dengan peningkatan spesifikasi? Sayangnya, bocoran yang beredar belum menyebutkan perubahan chipset atau kamera secara detail. Jika hanya mengandalkan baterai dan fitur AI yang sudah ada, kenaikan ini terasa berat.
Hingga saat ini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jadwal peluncuran maupun harga Galaxy S26 FE. Seluruh informasi masih sebatas bocoran dan dapat berubah saat pengumuman resmi dilakukan.
Kesimpulan: Worth It atau Tidak?
Untuk pasar Indonesia, harga ekspektasi Rp15-19 jutaan menempatkan Galaxy S26 FE di zona kompetitif yang padat. Di rentang harga tersebut, calon pembeli bisa mempertimbangkan flagship tahun sebelumnya atau kompetitor lain dengan spesifikasi lebih gahar.
Namun, jika Samsung benar-benar membawa seluruh fitur Galaxy AI dan desain baru Ambient Island, FE ini tetap menarik bagi mereka yang menginginkan pengalaman flagship dengan harga lebih ramah. Keputusan akhir tetap menunggu pengumuman resmi, tapi satu hal yang pasti: era FE murah sudah berakhir.