Pencarian

Kebakaran Hanguskan 5 Hektare Savana Pulau Kenawa Sumbawa Barat, Api Diduga dari Puntung Rokok

Senin, 05 Oktober 2026 • 12:01:31 WIB
Kebakaran Hanguskan 5 Hektare Savana Pulau Kenawa Sumbawa Barat, Api Diduga dari Puntung Rokok
Kebakaran menghanguskan sekitar lima hektare savana Pulau Kenawa, Sumbawa Barat.

SUMBAWA BARAT — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat, Abdullah, membenarkan kebakaran yang melanda kawasan wisata Pulau Kenawa. Ia menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian.

Laporan awal kepolisian menduga api bermula dari puntung rokok yang dibuang ke area rumput kering. Kondisi angin yang cukup kencang diduga membuat api cepat membesar. Dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab resmi kebakaran.

Api Sempat Padam Sebelum Kembali Membesar

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Upaya pemadaman awal dilakukan masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar lokasi menggunakan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 11.00 WITA, api sempat berhasil dipadamkan. Kobaran kembali muncul akibat kondisi rumput yang kering dan tiupan angin yang cukup kencang.

Pada pukul 11.30 WITA, Kapolsek Poto Tano bersama personel kepolisian, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB, serta pemerintah Desa Poto Tano bergerak menuju Pulau Kenawa. Tim tiba sekitar pukul 12.10 WITA dan langsung berupaya memutus jalur api agar kobaran tidak menjalar ke area lainnya.

Sekitar pukul 12.50 WITA, Kapolsek Poto Tano berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa Barat untuk mendapatkan dukungan personel serta peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa air.

Luas Pulau Kenawa Diperkirakan 15 Hektare

Luas Pulau Kenawa sendiri diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare. Kebakaran menghanguskan sekitar lima hektare lahan yang sebagian besar ditumbuhi rumput kering.

Pulau tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di kawasan Poto Tano, Sumbawa Barat. Hamparan padang rumput dan panorama laut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

"Setelah kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Kecamatan Poto Tano, api sudah padam," ujar Abdullah.

Fasilitas Wisata Tak Terdampak, Petugas Masih Pantau Titik Api

Meski tidak memiliki permukiman penduduk, Pulau Kenawa memiliki sejumlah fasilitas pendukung kegiatan wisata. Di antaranya lapak pelaku UMKM, tempat penjualan air, penginapan, dermaga, serta lokasi bagi pemilik perahu lokal yang melayani wisatawan.

"Di Pulau Kenawa hanya ada bangunan lapak, dermaga dan tempat penginapan bagi para wisatawan," kata Abdullah.

Kebakaran sempat menjadi perhatian setelah rekaman kejadian beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sebagian hamparan savana menghitam akibat terbakar, sementara asap masih membumbung dari kawasan pulau. Sejumlah warga dan wisatawan juga terlihat membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian materi dalam kejadian tersebut. Meski api telah dinyatakan padam, aparat bersama pemerintah daerah masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.

BPBD bersama Polsek Poto Tano juga masih melakukan pendataan terhadap luas area yang terdampak. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mataramradio.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks