MATARAM — Dua tokoh utama NTB, Gubernur petahana Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur periode 2008–2018 TGB Muhammad Zainul Majdi, duduk bersebelahan di saf depan Lapangan Bumi Gora. Kehadiran mereka menjadi momen tersendiri di tengah ribuan jemaah yang memadati kompleks perkantoran tersebut.
Imam sholat, TGH. Sabarudin Abdurahman, memimpin rangkaian takbir dan gerakan sholat. Sementara khotbah Iduladha disampaikan TGH. Muslihuddin Mustakim yang mengangkat tema keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS.
Dalam khutbahnya, TGH. Muslihuddin Mustakim mengajak umat Islam menjadikan kisah Nabi Ibrahim dan Siti Hajar sebagai cermin menghadapi ujian hidup. Ia menyebut keberkahan air zamzam sebagai simbol pertolongan Allah bagi hamba yang bertakwa.
"Kita belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam tentang bagaimana cinta kepada Allah ditempatkan di atas segala-galanya," ujar Sekda NTB H. Abul Chair saat menyampaikan sambutan sebelum sholat.
Abul Chair menegaskan bahwa Iduladha bukan hanya ritual penyembelihan hewan kurban. Ia menyebut momen ini sebagai momentum untuk menyembelih rasa egoisme dan ketidakpedulian sosial.
"Masih ada saudara-saudara kita yang menghadapi berbagai kesulitan hidup. Pastikan semangat berbagi benar-benar hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan," tegas Abul Chair di hadapan jemaah.
Begitu sholat dan khotbah usai, Gubernur Iqbal langsung menyerahkan hewan kurban berupa sapi simmental seberat 970 kilogram. Penyerahan itu disaksikan Sekda NTB, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fathul Gani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Muhamad Raidi, Kepala Biro Kesra H. Amir, serta Ketua BAZNAS Provinsi NTB Lalu Muhammad Iqbal Murad.
Momentum Iduladha tahun ini dirangkaikan dengan penguatan program distribusi kurban yang melibatkan BAZNAS NTB dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov NTB. Program ini dirancang agar daging kurban menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara merata.
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat turut hadir dalam sholat Id kali ini, memperkuat suasana kebersamaan di pagi hari yang cerah tersebut.