NUSA TENGGARA BARAT — Pasar mobil listrik Indonesia mulai menunjukkan sambutan hangat terhadap merek asal Tiongkok. Xpeng, melalui model G6, membuktikan diri dengan torehan penjualan yang tak bisa dibilang kecil untuk segmen harga menengah atas. Angka wholesales yang dibukukan mencapai sekitar 300 unit, dan semuanya berasal dari varian tertinggi, G6 Pro.
"Secara total penjualan grosir (wholesales), kami telah membukukan sekitar 300-an unit. Angka ini seluruhnya berasal dari G6 Pro, karena varian standar sudah tidak kami distribusikan lagi sejak tahun lalu," ungkap Iki Wibowo. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa strategi Xpeng di Indonesia hanya memfokuskan diri pada satu varian premium.
Dengan banderol harga on the road Jakarta yang mencapai Rp 670 jutaan, pencapaian ini menjadi indikator positif. Konsumen Indonesia dinilai mulai percaya diri membelanjakan uangnya untuk mobil listrik premium buatan Tiongkok, tanpa ragu akan kualitas dan fitur yang ditawarkan.
Xpeng G6 secara dimensi memang dirancang untuk menjadi pesaing langsung Tesla Model Y. Panjangnya mencapai 4.758 mm, lebih unggul 8 mm dari Model Y. Lebarnya identik di angka 1.920 mm, namun G6 sedikit lebih tinggi dengan 1.650 mm. Siluet aerodinamis menjadi salah satu andalan, terbukti dari koefisien drag yang impresif, hanya 0.248 Cd.
Desain eksteriornya diperkuat dengan pintu frameless yang memberi kesan premium, serta bilah lampu LED penuh (full-LED light bars) yang menjadi ciri khas visual Xpeng. Selain estetis, desain ini berkontribusi langsung pada efisiensi energi kendaraan.
Masuk ke dalam kabin, Xpeng G6 mengusung konsep Smart Tech Cabin dengan integrasi Tri-Screen Interactive. Teknologi ini mencakup layar sentuh utama 15,6 inci resolusi 2K, panel instrumen digital 10,25 inci, dan fitur Augmented Reality Head-Up Display (AR HUD). Untuk urusan audio, sistem 18 speaker dari Dynaudio siap memanjakan telinga pengemudi dan penumpang.
Fitur kenyamanan lainnya termasuk atap kaca panoramik dengan fitur peredupan pintar (smart dimming), serta kursi yang dapat dipanaskan dan diventilasi. Semua fitur ini dikendalikan oleh teknologi bantuan pengemudi XPILOT 4.0.
Xpeng G6 yang dipasarkan di Indonesia menggunakan motor listrik penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive). Tenaga yang dihasilkan mencapai 292 PS dengan torsi puncak 440 Nm, cukup untuk melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 6,7 detik. Angka akselerasi ini menunjukkan performa yang sangat responsif untuk ukuran SUV premium.
Baterai jenis LFP (Lithium Iron Phosphate) menjadi sumber tenaganya. Jarak tempuh maksimum diklaim mencapai 600 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Keunggulan paling signifikan ada pada teknologi pengisian cepat, di mana baterai bisa diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 12 menit. Kemampuan ini menjadi solusi utama untuk mengatasi kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.