Pencarian

DPRD Lombok Tengah Dorong Perbaikan Standar Keamanan Objek Wisata Usai Kecelakaan Laut di Pantai Semeti

Senin, 03 Agustus 2026 • 20:22:31 WIB
DPRD Lombok Tengah Dorong Perbaikan Standar Keamanan Objek Wisata Usai Kecelakaan Laut di Pantai Semeti
DPRD Lombok Tengah mendorong perbaikan standar keamanan objek wisata usai kecelakaan laut di Pantai Semeti.

LOMBOK TENGAH — Insiden kecelakaan laut yang menimpa wisatawan di Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, menjadi alarm serius bagi pengelolaan destinasi wisata di Lombok Tengah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menilai kejadian tersebut bukan sekadar kelalaian manusia, melainkan indikasi lemahnya standar keamanan yang berlaku di sejumlah objek wisata.

Rambu Peringatan dan Sarana Penunjang Keselamatan Minim

Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, Saiful Muslim, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan saat ini masih jauh dari kata aman. Menurutnya, tidak adanya penanda bahaya membuat wisatawan bebas mendatangi lokasi berisiko tinggi tanpa mengetahui potensi ancaman di sekitar mereka.

“Minimal dengan memasang tanda peringatan atau tanda bahaya di area-area yang dinilai berbahaya,” ujar Saiful Muslim kepada Suara NTB, Senin (3/8).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, rambu tersebut berfungsi memberikan panduan jelas bagi pengunjung mengenai zona yang boleh dan tidak boleh diakses. Tanpa panduan yang memadai, risiko kecelakaan berulang akan terus mengintai.

Desakan yang Tak Kunjung Ditindaklanjuti

Saiful mengungkapkan, usulan perbaikan sistem keamanan ini sebenarnya telah lama disuarakan kepada pemerintah daerah. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang direalisasikan untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

“Sudah sejak 2025 lalu kita suarakan. Tapi belum ada tindakan sejauh ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak tidak hanya terbatas pada pemasangan rambu. Pemerintah daerah juga diminta menyediakan sarana penunjang yang aman di destinasi yang ramai dikunjungi, sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dengan nyaman.

Anggaran Dinas Pariwisata Dinilai Perlu Ditambah

Untuk merealisasikan langkah tersebut, Saiful mendorong adanya penambahan alokasi anggaran bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Tengah. Ia menilai investasi pada sektor keamanan wisata merupakan langkah strategis, mengingat destinasi lokal berpotensi menjadi sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Menurut kami hal ini (penguatan sistem keamanan di objek wisata) sesuatu yang mendesak untuk dilakukan. Agar wisatawan bisa berwisata dengan aman dan nyaman di daerah ini,” tandasnya.

Ke depan, DPRD berharap pemerintah daerah segera bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh titik wisata, khususnya yang berada di kawasan pesisir, guna mencegah jatuhnya korban jiwa kembali.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks