SUMBAWA BESAR — Tebasan parang dari arah belakang membuat seorang pria di Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, harus dilarikan ke puskesmas dengan luka robek sepanjang 15 cm di lengan kiri. Peristiwa ini terjadi di pertigaan samping Lapangan Desa Mata pada Rabu (24/6/2026) pagi, saat korban I (44) tengah berboncengan sepeda motor bersama saksi MY (40).
Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin membenarkan bahwa korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. “Akibat sabetan senjata tajam tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian siku sebelah kiri dengan panjang sekitar 15 cm dan lebar 4 cm,” ujarnya. Korban sempat terjatuh dari sepeda motor bersama saksi sebelum akhirnya berhasil dilerai.
Kejadian ini bermula dari perselisihan mulut antara korban dan terduga pelaku yang terjadi beberapa waktu lalu. Pemerintah Desa Mata berinisiatif memanggil kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di kantor desa pada Rabu pagi. Namun, hingga pukul 10.00 WITA, terduga pelaku A tidak kunjung hadir, sehingga mediasi batal dilaksanakan.
Korban I bersama saksi MY akhirnya memutuskan pulang. Saat melintas di pertigaan samping lapangan desa, terduga pelaku tiba-tiba muncul dan langsung menebas korban dari arah belakang menggunakan sebilah parang tanpa peringatan.
Usai kejadian, saksi MY segera mengamankan terduga pelaku ke bengkel terdekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari massa. Sementara itu, pihak keluarga korban melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Empang pada pukul 11.30 WITA untuk diproses secara hukum.
Polsek Empang telah menerima laporan pengaduan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan tengah menyelidiki lebih lanjut. Kapolsek Empang secara tegas mengimbau kepada pihak keluarga korban maupun warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. “Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Proses hukum sedang berjalan secara profesional,” tutup AKP Abdul Muis Tajudin.
Saat ini, korban I masih mendapatkan perawatan intensif di PKM Tarano. Karena luka robek yang cukup dalam dan lebar, korban dijadwalkan akan dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas Desa Mata untuk melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak keluarga guna mengantisipasi adanya aksi balasan.