Perpustakaan Desa Sandik Batulayar Juara 1 Lomba Perpustakaan Tingkat Lombok Barat, Siap Melaju ke Provinsi NTB

Penulis: Valdi Pratama  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 11:28:01 WIB
Perpustakaan Desa Sandik, Batulayar, meraih juara pertama lomba perpustakaan tingkat Lombok Barat.

GIRI MENANG — Perpustakaan Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, memastikan diri sebagai yang terbaik di antara enam perpustakaan desa dan kelurahan yang masuk nominasi. Keputusan juri menempatkan Perpustakaan Desa Sandik di posisi puncak, disusul Perpustakaan Kelurahan Gerung Selatan sebagai juara dua, dan Perpustakaan Desa Midang sebagai juara tiga.

Juara harapan masing-masing diraih oleh Perpustakaan Desa Sembung, Perpustakaan Desa Tempos, dan Perpustakaan Banyu Urip. Proses penilaian berlangsung ketat dengan verifikasi langsung ke lapangan.

Tim Juri Turun ke Lapangan, Cocokkan Data dengan Fakta

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Lombok Barat, H. Lalu Winengan, mengungkapkan bahwa tim juri sudah melakukan kunjungan ke setiap perpustakaan yang lolos nominasi. “Tim juri sudah turun ke lapangan, mencocokkan fakta di lapangan dengan instrumen penilaian yang ada,” ujarnya, Jumat (26/6).

Juri terdiri dari tiga orang: Dr. Lalu Maksum dari unsur akademisi, Heny Murdianti dari Dinas Dikbud Lombok Barat, dan Rasinah Abdul Igit, pegiat media dan penggerak literasi. Mereka menilai sejumlah aspek kunci yang menentukan kelayakan sebuah perpustakaan desa.

Enam Instrumen Penilaian: Dari Koleksi Buku hingga Dampak SDM

Ada beberapa indikator utama yang menjadi tolok ukur dalam lomba ini. Pertama, jumlah dan keragaman koleksi buku yang tersedia. Kedua, kelengkapan struktur operasional perpustakaan. Ketiga, sejauh mana perpustakaan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitarnya.

Keempat, terobosan yang dilakukan pengelola untuk meningkatkan minat baca di tengah rendahnya budaya literasi. Kelima, bentuk intervensi pemerintah desa agar perpustakaan bisa berkembang. Perpustakaan juga dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital.

“Perpustakaan Cermin Kemajuan Sebuah Desa”

Salah satu dewan juri, Rasinah Abdul Igit, menekankan pentingnya peran perpustakaan dalam pembangunan daerah. “Perpustakaan harus menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah daerah, termasuk desa. Dia jadi cermin kemajuan daerah. Daerah atau desa yang maju biasanya daerah atau desa yang memperhatikan betul literasi warganya,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar dinas perpustakaan tidak dipandang sebelah mata. “Jangan sampai dinas perpustakaan juga dianggap menjadi dinas yang tidak penting. Ini yang harus diluruskan,” tegas Rasinah.

Dengan kemenangan ini, Perpustakaan Desa Sandik akan menjalani persiapan lebih matang untuk bersaing di tingkat provinsi. Tantangan ke depan adalah mempertahankan konsistensi pengelolaan dan inovasi layanan, terutama dalam adaptasi digital dan peningkatan jumlah pengunjung aktif.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top