TALIWANG — Kontingen biliar Sumbawa Barat tidak akan tampil di nomor snooker pada Porprov NTB 2026. Keputusan itu diambil karena daerah belum memiliki atlet khusus maupun fasilitas latihan yang memadai untuk nomor tersebut.
Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) KSB, Parwin, mengatakan pihaknya tetap optimistis meski hanya mengikuti 12 nomor pertandingan. “Ada 13 nomor yang dipertandingkan. Kami tidak ikut nomor snooker karena memang belum memiliki atlet dan fasilitas latihan untuk nomor itu,” ungkapnya.
Parwin merinci, dari sepuluh atlet yang disiapkan, delapan di antaranya atlet putra dan dua atlet putri. Mereka saat ini menjalani latihan intensif yang difokuskan pada peningkatan teknik, strategi, dan mental bertanding.
“Saat ini atlet kami fokus memaksimalkan latihan agar bisa tampil dalam kondisi terbaik saat Porprov nanti,” cetus Parwin.
Target dua medali emas yang dipasang kali ini lebih tinggi dibanding capaian pada Porprov sebelumnya. Pada Porprov 2023, kontingen biliar KSB berhasil mengoleksi satu medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Empat atlet KSB juga mampu menembus babak final di sejumlah nomor pertandingan.
“Target kami dua medali emas. Kalau melihat hasil Porprov sebelumnya dan perkembangan atlet saat ini, peluang itu cukup terbuka,” kata Parwin yakin.
Porprov NTB tahun ini mempertandingkan 13 nomor, termasuk satu nomor baru yakni double team. Kehadiran nomor anyar ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kontingen KSB untuk mendulang medali.
Parwin menambahkan, tim pelatih tidak hanya fokus pada kemampuan teknis atlet, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka. “Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan target yang telah ditetapkan, kami yakin bisa menyumbangkan medali bagi kontingen Sumbawa Barat pada Porprov NTB 2026,” tegasnya.