MATARAM — Pulau Sumbawa tidak hanya dikenal dengan tambang dan peternakannya. Di balik itu, pulau terbesar di NTB ini menyimpan setidaknya tujuh destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari trekking di pulau tak berpenghuni hingga berenang berdampingan dengan ikan terbesar di dunia.
Keberagaman lanskap menjadi daya tarik utama. Wisatawan bisa menemukan hamparan savana ala Afrika di Pulau Kenawa, lalu dalam hitungan jam berpindah ke air terjun berundak di dalam hutan tropis Pulau Moyo. Setiap kabupaten di Pulau Sumbawa memiliki ikon wisatanya masing-masing.
Kabupaten Bima menyumbang tiga destinasi yang patut dikunjungi. Pulau Kelapa menawarkan panorama perbukitan hijau yang berhadapan langsung dengan gugusan tebing karang dan laut lepas. Wisatawan bisa melakukan trekking singkat ke puncak bukit untuk menikmati pemandangan birunya laut dari ketinggian.
Tidak jauh dari Pulau Kelapa, terdapat Pantai Pink. Sesuai namanya, hamparan pasirnya berwarna merah muda yang terbentuk dari serpihan terumbu karang merah yang tergerus ombak secara alami. Air laut yang jernih dan suasana pesisir yang tenang menjadikan tempat ini ideal untuk berenang atau sekadar bersantai.
Bagi pencinta wisata edukasi, Pulau Ular di Kabupaten Bima menyajikan atraksi yang jarang ditemukan. Pulau ini menjadi habitat alami kawanan ular laut yang dikenal jinak dan pasif saat berinteraksi dengan manusia. Wisatawan dapat melihat dari dekat bahkan memegang langsung ular-ular tersebut.
Aktivitas ini wajib dilakukan di bawah pengawasan dan pendampingan warga setempat. Meski merupakan satwa liar di alam bebas, kawanan ular di pulau ini tidak menunjukkan agresivitas, menjadikannya pengalaman yang aman sekaligus menantang.
Kabupaten Sumbawa menawarkan pengalaman yang berbeda melalui Teluk Saleh. Wisatawan dapat berenang dan snorkeling dari jarak dekat bersama hiu paus (whale shark) yang muncul ke permukaan air di sekitar bagan nelayan tradisional pada pagi hari. Perairan teluk yang tenang menjadi lokasi ideal untuk menyaksikan mamalia laut raksasa ini.
Masih di Kabupaten Sumbawa, kawasan pesisir Ai Lemak menjadi spot favorit untuk berburu foto matahari terbenam. Siluet pepohonan bakau yang tumbuh rapat di sepanjang tepi pantai saat air laut surut berpadu dengan pantulan sinar matahari keemasan di atas permukaan air dangkal.
Berpindah ke Kabupaten Sumbawa Barat, Pulau Kenawa menawarkan hamparan padang savana hijau yang membentang luas. Pulau tak berpenghuni ini memiliki bukit kecil di tengahnya yang bisa didaki untuk menikmati pemandangan laut lepas secara 360 derajat. Lokasi ini juga populer untuk kegiatan berkemah di tengah padang rumput yang tenang.
Destinasi terakhir adalah Air Terjun Mata Jitu yang berlokasi di dalam kawasan hutan asri Pulau Moyo. Air terjun berundak ini memiliki formasi kolam-kolam batu alami berwarna hijau toska yang jernih. Dikelilingi pepohonan hutan tropis yang rindang, tempat ini menghadirkan suasana sejuk dan tenang, cocok untuk wisatawan yang ingin mandi di kolam alami sambil menikmati keasrian hutan.