NUSA TENGGARA BARAT — Apple dikabarkan tengah menguji prototipe iPhone Duo 2 yang membawa Face ID, dengan sensor biometrik itu ditanam di bawah layar luar perangkat lipat tersebut. Informasi ini berasal dari laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, dalam podcast Power On. Langkah tersebut menjawab salah satu keluhan terbesar pengulas generasi pertama yang menilai Touch ID di tombol daya sulit dibiasakan.
iPhone Duo generasi pertama baru akan tersedia bagi konsumen, namun tim internal Apple sudah bergerak ke tahap pengembangan perangkat berikutnya. Prototipe iPhone Duo 2 yang diuji di dalam perusahaan mencantumkan Face ID sebagai metode autentikasi, dengan posisi sensor berada di bawah panel layar bagian luar.
Pendekatan ini berbeda dari iPhone Duo generasi pertama yang mengandalkan Touch ID pada tombol daya. Perpindahan dari Face ID ke Touch ID menjadi salah satu kritik paling sering muncul di kalangan pengulas awal perangkat lipat tersebut.
Chance Miller dari 9to5Mac menyebut Touch ID sebagai "the hardest thing to get used to" pada perangkat lipat anyar Apple itu. Kendala teknis menjadi penyebabnya: menempatkan modul Face ID di dalam bodi yang sangat tipis menjadi penghalang utama pada iPhone Duo pertama.
Apple sejak itu menggenjot miniaturisasi komponen Face ID. Salah satu buktinya adalah kamera IR di bawah layar yang disiapkan untuk iPhone 18 Pro. Teknologi serupa membuka jalan bagi integrasi Face ID yang lebih ramping di perangkat lipat.
Pada iPhone Duo 2 dan iPhone Pro edisi ulang tahun ke-20, Apple diperkirakan berevolusi lebih jauh dengan menempatkan kamera IR sekaligus flood illuminator di belakang layar. Konsekuensinya, bezel maupun lubang Dynamic Island bisa dibuat lebih kecil lagi.
Gurman menegaskan status pengujian ini belum menjamin fitur tersebut ikut dirilis pada