MATARAM — Pameran tersebut menampilkan berbagai program dan inisiatif kerja sama yang selama ini berkontribusi bagi pembangunan di NTB. Gubernur Miq Iqbal menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari terlaksananya program.
Menurutnya, yang lebih penting adalah sejauh mana program mampu menjawab kebutuhan warga dan memberikan manfaat langsung. Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga, dan mitra pembangunan perlu terus diperkuat.
Pameran mempertemukan Pemprov NTB dengan sejumlah organisasi nonpemerintah (NGO) Australia yang selama ini bermitra di daerah. Berbagai inisiatif yang dipamerkan merupakan bagian dari kerja sama pembangunan yang telah berjalan.
Roderick Bruce Brazier hadir langsung mendampingi gubernur dalam peninjauan. Kehadiran Dubes Australia menegaskan komitmen Canberra memperluas kemitraan strategis dengan NTB.
Gubernur Miq Iqbal menekankan bahwa program yang berjalan tanpa dampak konkret hanya menghabiskan anggaran. Ia mendorong setiap inisiatif diarahkan pada perubahan positif yang dirasakan masyarakat.
Pemerintah provinsi, kata dia, akan terus berinovasi menghadirkan terobosan bersama mitra pembangunan. Semangat kolaborasi diminta dijaga seluruh pihak agar program lebih efektif dan tepat sasaran.
Peluncuran Dashboard Eksekutif Provinsi NTB menjadi langkah lanjutan setelah peninjauan pameran. Dashboard ini dirancang menjadi alat pemantauan kinerja pembangunan daerah.
Keberadaan dashboard memungkinkan pemerintah dan mitra melihat capaian program secara lebih terukur. Dengan begitu, evaluasi tidak lagi bergantung pada laporan seremonial semata.
Kemitraan NTB–Australia diharapkan terus berkembang melalui program strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokusnya bukan sekadar jumlah kegiatan, melainkan manfaat yang bisa dirasakan warga di kampung dan kelurahan.