Pencarian

65 Dapur MBG di Kota Mataram Serap 2.800 Tenaga Kerja Lokal, Disnaker Klaim Tekan Pengangguran

Rabu, 04 November 2026 • 09:31:31 WIB
65 Dapur MBG di Kota Mataram Serap 2.800 Tenaga Kerja Lokal, Disnaker Klaim Tekan Pengangguran
Kepala Disnaker Kota Mataram Putra Ekantara menyampaikan program dapur MBG menyerap sekitar 2.800 tenaga kerja lokal.

MATARAM — Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Putra Ekantara menyatakan kehadiran dapur MBG memberi angin segar bagi penanganan ketenagakerjaan di daerah. Program nasional itu tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan.

Dari 10.000 Pengangguran ke 2.800 Pekerja Dapur MBG

Data Disnaker Kota Mataram per akhir 2025 mencatat angka pengangguran terbuka berada di kisaran 4,8 persen, setara sekitar 10.000 jiwa. Operasional 65 titik SPPG yang tersebar di kota itu disebut melibatkan sekitar 2.800 relawan dan pegawai.

Putra optimistis penyerapan tenaga kerja di dapur MBG meringankan beban pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran. "Bisa membantu lah, menekan angka pengangguran," kata Putra.

Warga Sekitar Jadi Prioritas Rekrutmen

Pengelola SPPG diwajibkan merekrut pekerja dari lingkungan sekitar dapur, bukan dari luar daerah. Ketentuan itu menjadi standar operasional prosedur yang berlaku di seluruh titik.

"Apalagi kan dia menerima warga sekitar tuh. SOP-nya kan gak boleh dari luar daerah, harus di daerah SPPG di sana, diutamakan warga sana," jelas Putra.

Aturan tersebut membuat manfaat ekonomi dapur MBG lebih terkonsentrasi di kampung dan kelurahan tempat SPPG beroperasi.

65 Pengelola SPPG Belum Setor Laporan Ketenagakerjaan

Disnaker mencatat kendala koordinasi pelaporan data tenaga kerja dari pengelola SPPG. Perda Nomor 4 Tahun 2025 mewajibkan setiap perusahaan, termasuk pengelola program MBG, melaporkan data ketenagakerjaan secara berkala.

Laporan itu mencakup jumlah pegawai, akuntan, hingga ahli gizi yang dilibatkan. Hingga kini, belum ada laporan yang masuk ke Disnaker Kota Mataram.

"Ya sampai saat ini belum ada masuk laporannya, ya karena ini memang program pusat ya, tapi tidak menutup kewajiban. Ya karena di Perda itu nomor 4 kan mengamanatkan begitu, makanya melalui kesempatan ini kita minta langsung tadi," ujar Putra.

Pelatihan Kerja Jalan Terus, Target Angka Belum Dipatok

Sebagai antisipasi jangka panjang, Disnaker menggencarkan pelatihan kerja dan pemberdayaan melalui bidang penempatan tenaga kerja. Sejumlah lembaga terkait dilibatkan dalam program itu.

"Sudah ada beberapa pelatihan kita lakukan. Mulai dari DBHCHT dan pokir dewan," ucap Putra.

Soal target penurunan angka pengangguran, Disnaker belum menetapkan angka pasti. Putra menyebut penetapan target masih memerlukan kurasi data ketenagakerjaan lebih dulu.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lombokpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks