GIRI MENANG — Sebanyak 54 orang peserta yang terdiri dari 27 putra dan 27 putri resmi dilepas Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Kamis (4/6). Mereka akan bertanding di 8 cabang perlombaan dan 26 golongan pada MTQ ke-31 tingkat Provinsi NTB.
Pemkab Lombok Barat menunjuk H. Lalu Winengan sebagai ketua kafilah. Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan target besar Lombok Barat untuk merebut gelar juara umum. Namun, ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan target tersebut sebagai beban mental yang justru merusak konsentrasi.
Niat Ibadah di Atas Segalanya
“Betul MTQ ini adalah perlombaan, tetapi yang dilombakan adalah kitab suci. Maka, luruskan niat saat ini sebagai ibadah. Juara itu urusan kesekian, yang paling utama adalah ketenangan. Jangan berpikir yang lain-lain, banyak istirahat, dan berdoalah,” ujar LAZ menyemangati para peserta di hadapan kafilah.
Bupati juga menambahkan bahwa 54 duta Lombok Barat ini merupakan orang-orang pilihan yang telah menyisihkan ratusan kompetitor melalui proses seleksi dan pembinaan yang sangat ketat. “Anak-anakku semua ini adalah pilihan terbaik dari 750 ribu penduduk Lombok Barat. Untuk sampai di posisi ini, kalian telah melalui perjuangan yang tidak mudah, melalui training center (TC) yang komplit. Kalian membawa nama daerah,” imimbuhnya.
Persiapan Mental dan Dukungan Penuh dari Pemda
Menutup arahannya, LAZ memastikan bahwa seluruh kebutuhan kafilah, termasuk bonus dan anggaran bagi para juara, telah disiapkan dengan matang oleh pemerintah daerah. Ia meminta tim pendamping untuk memastikan suasana hati dan pikiran peserta tetap bahagia dan bebas dari masalah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Lombok Barat, Hj. Mutmainnah, dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk mendampingi para peserta, Pemkab Lombok Barat menerjunkan 20 orang pembina dan pelatih dari unsur pimpinan pondok pesantren serta mantan peserta MTQ tingkat nasional, ditambah 20 orang panitia dari unsur Kementerian Agama dan Bagian Kesra.
“Sebelum melaksanakan uji publik, kami melaksanakan pendampingan oleh psikolog dari RSUD Tripaat Gerung. Langkah ini kami ambil untuk meningkatkan rasa percaya diri serta meminimalisir adanya rasa cemas (demam panggung) pada calon peserta,” jelas Mutmainnah.
Harapan Torehkan Prestasi Gemilang
Melalui persiapan yang komprehensif ini, ia berharap kafilah Lombok Barat mampu menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional. “Mohon doa kita semua, semoga Kabupaten Lombok Barat menjadi kabupaten yang berprestasi dan membawa pulang hasil terbaik,” pungkasnya.