Pencarian

Unram Kukuhkan Enam Guru Besar Baru, Rektor Tekankan Profesor Harus Jadi Agen Transformasi Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 • 20:17:31 WIB
Unram Kukuhkan Enam Guru Besar Baru, Rektor Tekankan Profesor Harus Jadi Agen Transformasi Masyarakat
Enam guru besar Universitas Mataram resmi dikukuhkan dalam prosesi di Ruang Sidang Senat Unram, Rabu (10/6/2026).

MATARAM — Enam akademisi Universitas Mataram resmi menyandang gelar profesor setelah menjalani prosesi pengukuhan di Ruang Sidang Senat Unram, Rabu (10/6/2026). Mereka berasal dari empat fakultas berbeda, dengan bidang keahlian yang mencakup teknologi pangan, teknik mesin, hukum syariah, hingga teknik sipil.

Enam Profesor Baru Unram dan Bidang Keahliannya

Keempat guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Ir. Zainuri, PGDip., M. App.Sc., Ph.D., dari Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri dengan spesialisasi Teknologi Pasca Panen. Kemudian Prof. Dr. Ir. Lolita Endang Susilowati, MP., dari Fakultas Pertanian bidang Ilmu Kesuburan Tanah.

Dari Fakultas Teknik, dua profesor dikukuhkan: Prof. Syahrul, ST., M.A.S.c., Ph.D., yang ahli di bidang Perpindahan Panas dan Massa serta Konversi Energi, dan Prof. Dr. Ir. Ngudiyono, ST., MT., IPM., yang fokus pada Teknik Sipil. Sementara itu, Prof. Baiq Rien Handayani, SP., M.Si., Ph.D., dari Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri memperkuat bidang Ilmu Teknologi Pangan. Prof. Dr. Hirsanuddin, SH., M.Hum., dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik menjadi profesor di bidang Hukum Syari’ah dan Perbankan Syari’ah.

Rektor: Profesor Harus Mampu Merumuskan Pertanyaan Baru

Dalam sambutannya, Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menekankan bahwa jabatan guru besar bukan sekadar pencapaian karier akademik. Menurutnya, profesor berdampak adalah mereka yang mampu mentransformasi masyarakat dan wilayah, bukan hanya menjadi produsen karya ilmiah.

“Guru besar yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan zaman, tetapi juga mampu merumuskan pertanyaan-pertanyaan baru yang akan menentukan arah peradaban berikutnya,” ujar Prof. Sukardi dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan hasil riset tidak berhenti pada publikasi dan pengakuan akademik. Riset harus berlanjut pada solusi yang relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mengapa Unram Fokus pada 'Profesor Berdampak'?

Konsep profesor berdampak yang digaungkan Unram menyasar peran strategis guru besar sebagai penggerak inovasi dan agen transformasi. Rektor menyebut profesor harus mampu mengakselerasi hilirisasi riset, membina talenta muda, serta memperkuat kolaborasi lintas disiplin untuk menjawab tantangan pembangunan daerah dan nasional.

“Profesor Berdampak tidak hanya untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Rektor Unram dan dibuka oleh Ketua Senat Unram, Prof. Dr. Ir. Sukartono, M.Agr. Pengukuhan ini menjadi yang pertama di tahun 2026 bagi Unram, sekaligus menegaskan komitmen universitas dalam mencetak akademisi yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga berdampak langsung bagi publik.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks