Pencarian

Srikandi PLN NTB Latih 50 Perempuan di Gerimak Indah Jadi Tim Siaga Bencana, Status Desa Naik ke Destana Pratama

Kamis, 30 Juli 2026 • 21:50:31 WIB
Srikandi PLN NTB Latih 50 Perempuan di Gerimak Indah Jadi Tim Siaga Bencana, Status Desa Naik ke Destana Pratama
Srikandi PLN NTB bersama BPBD melatih 50 perempuan di Desa Gerimak Indah untuk membentuk Tim Siaga Bencana Desa.

MATARAM — Bukan sekadar seremoni Hari Kemerdekaan ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memilih merayakannya dengan memperkuat kesiapsiagaan warga di titik rawan banjir. Lewat komunitas perempuannya, Srikandi PLN, mereka menggandeng BPBD Provinsi NTB dan BPBD Lombok Barat untuk menggelar Program Perempuan Tangguh Bencana di Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada.

Lokasi desa ini tidak sembarangan. Gerimak Indah berada di dekat Gardu Induk Mataram 150 kV. Artinya, ketangguhan masyarakat di sini berkaitan langsung dengan keandalan pasokan listrik bagi wilayah Mataram dan sekitarnya. Jika warga sigap dan infrastruktur aman, risiko pemadaman akibat bencana bisa ditekan.

Perempuan Jadi Penggerak, Bukan Sekadar Korban

Ketua Srikandi PLN UIW NTB, Alfi Laili Fauziah, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam rantai penanggulangan bencana. “Perempuan bukan hanya kelompok yang perlu mendapat perlindungan, tetapi juga mampu menjadi pemimpin, penggerak, dan edukator dalam membangun budaya sadar bencana,” ujarnya.

Pendekatan ini terlihat dari komposisi peserta yang mayoritas perempuan. Mereka tidak hanya diberi teori. Dalam pelatihan, peserta mengikuti simulasi evakuasi banjir, pelatihan pertolongan pertama, hingga penyusunan koordinasi darurat. Hasilnya, terbentuklah Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) yang dikelola langsung oleh warga setempat.

Dari Pelatihan ke Status Destana Pratama

Program ini tidak berhenti di pelatihan satu hari. PLN bersama BPBD menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Banjir khusus untuk Desa Gerimak Indah. Mereka juga menyalurkan paket perlengkapan tanggap darurat sebagai modal operasional desa.

Pendampingan berkelanjutan ini membuahkan hasil. Status Desa Gerimak Indah resmi meningkat menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tingkat Pratama. Kepala Desa Gerimak Indah, Amal Suhardy, mengapresiasi langkah ini dan menilai kesiapsiagaan masyarakat pascabanjir sebelumnya kini jauh lebih terstruktur.

Perwakilan Kalaksa BPBD Provinsi NTB, H. Moh. Munir, menambahkan bahwa penguatan kapasitas TSBD adalah fondasi utama. “Ke depan, simulasi kebencanaan akan terus dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan tim dan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan,” katanya.

PLN: Ketahanan Masyarakat Bagian dari Kemerdekaan

General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli menekankan bahwa kemerdekaan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang megah, tetapi juga dari kemampuan masyarakat bertahan saat krisis. “PLN meyakini bahwa ketahanan bangsa dibangun dari masyarakat yang kuat. Melalui Srikandi PLN, kami mendorong perempuan menjadi penggerak dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” tutup Yondri.

Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks