Pencarian

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang: Kei Car Listrik Rp 237 Jutaan dengan Fast Charging 100 kW

Minggu, 02 Agustus 2026 • 08:23:01 WIB
BYD Racco Resmi Dijual di Jepang: Kei Car Listrik Rp 237 Jutaan dengan Fast Charging 100 kW
BYD Racco, kei car listrik perdana dari pabrikan China, resmi dipasarkan di Jepang dengan harga mulai 2,145 juta yen atau sekitar Rp 237 jutaan setelah subsidi.

NUSA TENGGARA BARAT — BYD resmi memasuki segmen kei car di Jepang lewat Racco, mobil listrik mungil yang dirancang khusus untuk memenuhi regulasi ketat kendaraan penumpang terkecil di Negeri Sakura. Langkah ini menandai pertama kalinya pabrikan asal China menembus pasar yang selama ini didominasi pemain lokal seperti Nissan, Honda, Suzuki, dan Daihatsu. Harga yang ditawarkan pun sengaja diposisikan agresif: mulai 2,145 juta yen atau sekitar Rp 237 jutaan setelah subsidi 150.000 yen.

Dimensi dan Desain: Patuh Aturan Kei Car, Mengusung Atap Tinggi

Racco memenuhi batas spesifikasi kei car Jepang dengan panjang 3.395 mm dan lebar 1.475 mm. Namun yang menarik, tinggi totalnya mencapai 1.800 mm — mengadopsi desain atap tinggi yang memang disukai konsumen lokal untuk ruang kabin lega.

Desain ini bukan sekadar gaya. Proporsi kotak dengan atap tinggi membuat posisi duduk lebih tegak, memudahkan masuk-keluar kabin, dan memberikan ruang kepala berlimpah untuk penumpang belakang. BYD mengembangkan Racco eksklusif untuk Jepang, bukan sekadar mengimpor model global yang sudah ada.

Dua Pilihan Baterai: 210 km atau 320 km, Tapi Fast Charging Jadi Andalan

BYD menawarkan dua varian baterai LFP. Versi entry-level menggendong baterai 22,4 kWh dengan jarak tempuh 210 km (WLTC), sementara varian tertinggi mendapat baterai 35,84 kWh yang diklaim mampu menempuh 320 km. Menariknya, varian termahal Racco dibanderol lebih murah dari Nissan Sakura sebelum pajak dan subsidi, namun menawarkan kapasitas baterai lebih besar.

Keunggulan teknis yang paling menonjol ada pada dukungan pengisian daya cepat DC hingga 100 kW. Angka ini secara signifikan mengungguli rival langsungnya seperti Nissan Sakura dan Honda N-One e: yang berada di kisaran 50-70 kW. Artinya, pengisian 10-80 persen bisa lebih cepat secara substansial — faktor penting untuk mobil dengan jarak tempuh terbatas.

Fitur yang Jauh Lebih Lengkap dari Standar Kei Car Jepang

Racco hadir dengan fitur yang jarang ditemui di segmen ini. Pintu geser elektrik dengan sensor gerakan kaki memudahkan akses barang saat tangan penuh, sementara kunci smartphone NFC menggantikan remote konvensional. Ada juga V2L (vehicle-to-load) untuk menyalakan peralatan listrik eksternal — fitur yang sangat berguna saat darurat atau aktivitas outdoor.

Kenyamanan kabin juga diperhatikan: layar sentuh 10,1 inci, kursi depan berpemanas, setir berpemanas, serta penyetelan kursi elektrik enam arah di sisi pengemudi. Dari sisi keselamatan, tersedia enam airbag dan TPMS. Kursi belakang bisa dilipat rata hingga menghasilkan ruang bagasi 1.372 liter — angka yang impresif untuk mobil sekecil ini.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berharap ke Indonesia

Meski harganya kompetitif di Jepang, perlu dicatat bahwa angka Rp 237 jutaan tersebut sudah termasuk subsidi pemerintah Jepang sebesar 150.000 yen. Harga dasar tanpa pajak dan insentif adalah 1,95 juta yen — masih lebih murah dari Nissan Sakura, tapi selisihnya tidak terlalu jauh.

Belum ada indikasi resmi BYD akan membawa Racco ke Indonesia. Segmen kei car sendiri tidak populer di pasar kita, dan regulasi kendaraan listrik nasional belum memberikan insentif spesifik untuk mobil sekecil ini. Jika pun masuk, harga bisa berbeda signifikan karena struktur pajak dan ongkos kirim yang berbeda.

Yang jelas, kehadiran Racco membuktikan BYD serius menantang dominasi pabrikan Jepang di kandang sendiri. Dengan fast charging superior dan fitur lebih lengkap di harga yang kompetitif, Nissan Sakura dan Honda N-One e: kini punya pesaing yang tidak bisa dianggap remeh.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks