NUSA TENGGARA BARAT — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI tengah memperkuat regenerasi pelaut nasional dengan membuka program rekrutmen terbuka dan campus hiring di berbagai sekolah pelayaran. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan operasional armada kapal penumpang dan non-PSO perusahaan.
Hingga April 2026, total pegawai PELNI mencapai 4.304 orang. Sebanyak 70 persen atau 3.009 orang di antaranya merupakan pegawai laut yang menjadi garda terdepan operasional, sementara 1.295 orang lainnya adalah pegawai darat.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyatakan bahwa kebutuhan tenaga pelaut masih sangat tinggi. Pemenuhannya dilakukan secara bertahap melalui rekrutmen terbuka, campus hiring, hingga kerja sama dengan lembaga pendidikan.
Peluang ini terbuka bagi:
Formasi yang disediakan meliputi:
Posisi spesifik yang dicari antara lain Nakhoda, Kepala Kamar Mesin (KKM), perwira dek/mesin, tenaga kesehatan, hingga ahli listrik.
Sebagai bagian dari strategi pemenuhan SDM, PELNI aktif melakukan roadshow sepanjang tahun 2026 ke berbagai institusi pendidikan. Beberapa kampus yang sudah dikunjungi antara lain Politeknik Pelayaran Sorong dan BP2TL. Rencananya, kunjungan akan diperluas ke Politeknik Sulawesi Utara, PIP Makassar, PIP Surabaya, hingga kampus pariwisata.
PELNI juga akan berpartisipasi dalam ajang Seafarer Day bersama Kementerian Perhubungan pada Juni mendatang untuk memperkuat komitmen terhadap pengembangan SDM maritim.
Ditto Pappilanda mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap segala modus penipuan. Seluruh tahapan seleksi rekrutmen di PELNI tidak dipungut biaya sama sekali.
Informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui website resmi PT PELNI (Persero) atau kanal komunikasi resmi perusahaan. Pastikan Anda hanya merujuk pada sumber terpercaya untuk menghindari penipuan.