Jambore Jurnalistik Pelajar NTB 2026 Siap Digelar di Gowa Lawah, BI dan Suara NTB Perkuat Literasi Digital Pelajar

Penulis: Valdi Pratama  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:33:01 WIB
Jambore Jurnalistik Pelajar se-Wilayah 1 NTB 2026 resmi memasuki tahap persiapan akhir di Wisata Alam Gowa Lawah, Lombok Barat.

LOMBOK BARAT — Jambore Jurnalistik Pelajar se-Wilayah 1 NTB 2026 resmi memasuki tahap persiapan akhir. Perkemahan edukatif yang berlangsung 28–30 Agustus 2026 di Wisata Alam Gowa Lawah, Kecamatan Narmada, ini tidak hanya menguji kemampuan menulis, tetapi juga merangkum pelatihan produksi video, fotografi, hingga keamanan transaksi keuangan digital dalam satu lokasi.

Mengusung tema "Merekam Fakta, Menjaga Rupiah: Kolaborasi Jurnalisme Digital dan Literasi Keuangan yang Berkesadaran", panitia menargetkan peserta dari perwakilan SMA, SMK, dan MA di wilayah 1 NTB. Sejumlah sekolah irisan juga diundang untuk memperluas dampak kegiatan.

Bekal Jurnalis Muda: dari Liputan Lapangan hingga Keamanan QRIS

Suara NTB hadir sebagai media partner yang akan mendampingi proses publikasi sekaligus membuka ruang edukasi tentang alur kerja redaksi. Peserta akan menjalani praktik observasi, wawancara, peliputan, hingga penyuntingan karya secara langsung.

Di sisi lain, Bank Indonesia Perwakilan NTB sebagai sponsor utama mengarahkan dukungannya pada penguatan literasi keuangan digital. Materi yang disiapkan mencakup edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), penggunaan QRIS, sistem pembayaran Indonesia, serta kewaspadaan terhadap penipuan siber finansial.

Lomba yang Dipertandingkan: dari Berita hingga Desain Poster Digital

Kompetisi dalam jambore ini terbagi dalam lima bidang: produksi berita, opini, fotografi jurnalistik, sinematografi, dan desain poster digital. Setiap kategori dirancang untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus kepekaan etika dalam memproduksi informasi.

Kepala SMAN 1 Narmada, Hulwani, S.Pd., MM., memberikan apresiasi kepada Jurnalis Smanar dan peserta dari berbagai sekolah yang terlibat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah regenerasi kompetensi jurnalis pelajar di Wilayah 1 NTB.

Mengapa Literasi Finansial Masuk Kurikulum Jurnalistik?

Ketua Panitia, Habiburrahman, S.Pd., M.Pd., yang juga Pembina Jurnalistik SMAN 1 Narmada, menegaskan bahwa jambore ini dirancang sebagai momentum mempertemukan dunia pendidikan, media, komunitas literasi, dan lembaga yang peduli pada penguatan kapasitas generasi muda.

"Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempertemukan dunia pendidikan, media, komunitas literasi, dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap penguatan kapasitas generasi muda," tuturnya.

Kolaborasi ini diharapkan melahirkan pelajar yang adaptif terhadap teknologi, kritis terhadap informasi, serta memahami transaksi keuangan digital. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada mitra pendukung lainnya, termasuk Emina Cosmetics, Telkomsel by.U, Toko Abadi, Penerbit Erlangga, dan Bank Syariah Indonesia.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top