Pencarian

595 Siswa Siap Masuk Sekolah Rakyat Lombok Utara pada 30 Agustus 2026, Asrama Masih Dikebut

Jumat, 21 Agustus 2026 • 20:31:31 WIB
595 Siswa Siap Masuk Sekolah Rakyat Lombok Utara pada 30 Agustus 2026, Asrama Masih Dikebut
Sebanyak 595 siswa akan mengawali tahun ajaran di Sekolah Rakyat Lombok Utara pada 30 Agustus 2026.

LOMBOK UTARA — Sebanyak 595 siswa akan mengawali tahun ajaran di Sekolah Rakyat Permanen Integrasi Satu pada 30 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 270 siswa berasal dari Kabupaten Lombok Utara, sementara sisanya datang dari Lombok Timur, Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Utara, Fathurrahman, menyebut rangkaian kegiatan akan dimulai dengan registrasi dan pemeriksaan kesehatan gratis. Setelah itu, para siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Agustus 2026.

“Rencana kita adakan MPLS tanggal 31 Agustus. Itu memang jadwal terakhir yang diberikan oleh Kementerian Sosial,” ujar Fathurrahman, Jumat (21/08/2026).

Progres Fisik Capai 85 Persen, Asrama Jadi Prioritas

Berdasarkan laporan Balai Satuan Kerja, progres keseluruhan fasilitas sekolah telah menembus angka 85 persen. Gedung sekolah untuk jenjang SD menjadi satu-satunya fasilitas yang telah rampung total.

Fathurrahman menjelaskan, penyelesaian asrama kini menjadi perhatian utama. Pasalnya, fasilitas tersebut merupakan kebutuhan vital sebelum siswa mulai tinggal dan menjalani kegiatan pendidikan secara penuh.

“Yang sudah 100 persen itu gedung sekolah untuk SD. Sekarang dikebut untuk asrama. Karena yang dibutuhkan, begitu anak masuk, asrama sudah siap,” jelasnya.

Selain asrama, sejumlah fasilitas penunjang seperti aula, ruang serbaguna, dan tempat ibadah juga terus dipersiapkan. Jaringan air dan listrik mulai dikerjakan agar siap digunakan saat siswa tiba.

Meski kontrak pembangunan fisik berjalan hingga Oktober, pemerintah daerah berupaya mempercepat penyelesaian fasilitas prioritas. Targetnya, seluruh kebutuhan pokok dapat digunakan saat proses registrasi dimulai.

23 Guru dan 50 Wali Asuh Disiapkan

Di tengah proses rekrutmen tenaga pendidik oleh Kementerian Sosial, Pemkab Lombok Utara membentuk tim transisi. Langkah ini diambil untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dan pelayanan siswa tetap berjalan tanpa hambatan.

Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, pemerintah daerah menyiapkan 23 guru sementara untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, sebanyak 50 wali asuh dan wali asrama juga telah dipersiapkan untuk mendampingi para siswa.

Untuk tenaga pendukung, terdapat 28 orang yang terdiri dari 15 petugas kebersihan, delapan petugas keamanan atau satpam, serta lima juru masak. Seluruh tenaga tersebut bersifat sementara atau perbantuan.

“Ini sifatnya sementara, tenaga perbantuan, sambil menunggu hasil rekrutmen dari Kementerian Sosial,” katanya.

Fathurrahman menambahkan, tenaga yang nantinya direkrut oleh pemerintah pusat akan mendapatkan penghasilan dari Kementerian Sosial dengan standar upah minimum regional (UMR).

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kicknews.today

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks