NUSA TENGGARA BARAT — Arema FC membuka I League Cup 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Samuel Otusanya menjadi bintang lewat hattrick, sementara satu gol lain disumbangkan pemain pengganti Hanif Sjahbandi. Hasil ini membawa Singo Edan memuncaki Grup L dengan tiga poin.
Kemenangan di Stadion Kanjuruhan menjadi obat setelah Arema baru saja kalah 1-3 dari Bali United di BRI Super League. Tiga poin di laga pembuka Grup L ini memberi modal kepercayaan diri bagi Ahmad Alfarizi dan kawan-kawan sebelum kembali bertarung di liga domestik.
Secara materi, Singo Edan memang unggul atas RANS Nusantara yang kini berkompetisi di Championship. Meski begitu, Arema tetap dituntut beradaptasi dengan aturan I League yang hanya mengizinkan tiga pemain asing diturunkan.
Arema tidak langsung menguasai pertandingan. RANS Nusantara sempat tampil lebih cair pada awal laga, sementara tuan rumah butuh waktu membangun chemistry. Irama permainan Arema baru mengalir setelah 20 menit pertama.
Andre Caldas menyebut gol pembuka pada menit ke-25 sebagai titik balik. Momen itu melepaskan tekanan di pundak para pemain, apalagi mereka tampil di kandang sendiri menghadapi tim dari kasta kedua.
"Jika melihat skornya, mungkin orang akan menganggap pertandingan ini mudah bagi Arema. Namun, kita harus menyadari, awal pertandingan tidak berjalan dengan baik. Kami bermain kurang bagus dalam 20 menit awal," jelas Andre.
Samuel Otusanya tampil sebagai tokoh utama kemenangan Arema. Striker asal Nigeria itu mencetak tiga gol, sementara Hanif Sjahbandi yang masuk sebagai pengganti menutup pesta gol Singo Edan menjadi 4-0.
Setelah unggul, Arema tidak menurunkan intensitas. Andre menilai timnya menjaga tekanan hingga peluit akhir dan tidak memberi ruang bagi RANS Nusantara untuk berkembang.
"Kami bermain sebagai tim. Yang terpenting, pemain tetap agresif dan menekan sepanjang pertandingan," tegasnya.
Pelatih sementara Arema itu mengaku tidak melihat skor sebagai ukuran utama di laga ini. Menurutnya, kemenangan dan kesempatan bermain bagi sejumlah pemain jauh lebih penting.
"Saya tidak melihat skor di laga ini. Yang terpenting kami kemenangan. Serta memberikan kesempatan bermain untuk sejumlah pemain," kata Andre.
Ia juga memberi apresiasi kepada RANS Nusantara. Meski berkompetisi di kasta kedua, Andre menilai lawannya merupakan tim yang bersaing di papan atas Championship.
"Setelah 20 menit, kami menemukan ritme permainan. Dan ini bukan pertandingan yang mudah. RANS Nusantara tim yang bagus. Meskipun bermain di kasta kedua, mereka tim yang bersaing di papan atas," lanjut Andre.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Arema jelang lanjutan BRI Super League. Pada Jumat (6/11/2026), mereka dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Madura United.
Bagi RANS Nusantara, kekalahan telak di Kanjuruhan menjadi catatan evaluasi di Grup L. Tim asuhan pelatih mereka harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup I League Cup.