SELONG — Kepastian mengenai pemenang sayembara desain arsitektur tingkat nasional untuk pembangunan Gedung Serbaguna (Gedung Wanita) di Selong masih menjadi tanda tanya. Hingga Rabu (6/5/2026), Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil penilaian dari kompetisi yang diproyeksikan sebagai ikon baru "Bumi Patuh Karya" tersebut.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, masa pendaftaran sayembara ini berlangsung sejak 16 Maret hingga 4 April 2026. Namun, satu bulan pascapenutupan pendaftaran, publik dan para peserta masih menunggu pengumuman resmi mengenai gagasan inovatif yang terpilih untuk menata ulang lanskap kawasan Taman Rinjani tersebut.
Dinas PUPR Sebut Penilaian Pemenang Masih Berproses
Keterlambatan pengumuman ini diduga berkaitan dengan padatnya agenda penilaian dan koordinasi teknis di internal pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, M. Irham Jayadi, saat dikonfirmasi belum bisa memberikan rincian detail mengenai tahapan terkini sayembara.
“Mohon maaf, saya masih di inspektorat dan lanjut ke Mataram. Ada agenda bersama Kabid Cipta Karya yang juga menangani sayembara ini,” ujar Irham singkat melalui pesan tertulis, Rabu (6/5/2026).
Pihak Dinas PUPR belum merinci apakah tim juri masih melakukan kurasi terhadap karya yang masuk atau terdapat kendala teknis lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal susulan mengenai kapan pengumuman resmi akan dilakukan kepada publik.
Total Hadiah Rp 325 Juta bagi Arsitek Profesional
Sayembara ini sebelumnya menarik perhatian arsitek profesional dari berbagai wilayah di Indonesia karena menawarkan total hadiah yang cukup besar. Pemkab Lombok Timur mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi terhadap gagasan arsitektur terbaik yang mampu memadukan fungsi pelayanan publik dengan estetika kota.
Rincian hadiah bagi para pemenang meliputi:
- Juara I: Rp 150 juta
- Juara II: Rp 100 juta
- Juara III: Rp 75 juta
Pemerintah daerah berharap melalui sayembara ini, pembangunan Gedung Serbaguna tidak hanya sekadar proyek fisik, tetapi mampu menjadi ruang publik yang representatif dan modern bagi masyarakat Lombok Timur di masa depan.
Target Kapasitas 3.000 Orang dan Revitalisasi Taman Rinjani
Proyek pembangunan Gedung Serbaguna Selong direncanakan memiliki kapasitas yang cukup besar, yakni mampu menampung hingga 3.000 orang. Gedung ini diharapkan menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertemuan formal hingga acara sosial budaya.
Selain pembangunan gedung, rencana penataan ulang lanskap Taman Rinjani juga menjadi poin krusial dalam sayembara ini. Kawasan tersebut akan direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau yang lebih modern dan tertata, sekaligus memperkuat wajah ibu kota kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menargetkan seluruh rangkaian proyek fisik ini dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang. Kehadiran infrastruktur ini menjadi salah satu program prioritas untuk meningkatkan fungsi pelayanan publik sekaligus mempercantik tata ruang kota Selong.