NUSA TENGGARA BARAT — Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengonfirmasi bahwa sebanyak 39 trainset atau 391 kereta telah diserahterimakan dan beroperasi melayani pelanggan. "Program pengadaan 612 kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang KAI untuk memperbarui sarana penumpang secara bertahap," kata Anne dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (7/6/2026).
Untuk kelas eksekutif, rangkaian anyar ini sudah bertugas di 12 relasi utama. Mulai dari KA Argo Dwipangga (Gambir–Solo Balapan), Argo Anggrek (Gambir–Surabaya Pasarturi), Taksaka (Gambir–Yogyakarta), hingga Gajayana (Malang–Gambir). KA Parahyangan (Bandung–Gambir) dan Turangga (Surabaya Gubeng–Bandung) juga kebagian jatah.
Sementara untuk layanan campuran eksekutif dan ekonomi, sebanyak 14 rute sudah menggunakan kereta baru ini. Di antaranya KA Lodaya (Bandung–Solo Balapan), Mataram (Pasarsenen–Solo Balapan), Bogowonto (Pasarsenen–Lempuyangan), Gumarang (Pasarsenen–Surabaya Pasarturi), dan Jayabaya (Pasarsenen–Malang).
Fasilitas Baru: Reclining 135 Derajat hingga USB Port
Setiap rangkaian Stainless Steel New Generation dibekali kursi ergonomis dengan reclining seat hingga 135 derajat dan revolving seat yang bisa diputar sesuai arah perjalanan. Legroom lebih lega, foot rest, meja lipat, serta USB port dan stop kontak di setiap kursi menjadi standar baru.
Pada sejumlah layanan, penumpang juga mendapat Passenger Information Display System (PIDS), kabin lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk, dan selimut untuk perjalanan malam tertentu. "Selama proses delivery, kami menerima banyak masukan dari pelanggan maupun petugas operasional. Berbagai masukan itu menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya," ujar Anne.
Target 612 Kereta Terealisasi Penuh pada 2027
Program pengadaan ini terdiri dari 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, dan 2 kereta bagasi. Hingga kini, baru 391 unit atau sekitar 64 persen yang beroperasi. Sisanya akan dikirim bertahap hingga 2027.
Anne menambahkan, penyempurnaan dilakukan pada detail interior, konfigurasi ruang pelanggan, hingga komponen sarana lainnya. "Setiap trainset yang beroperasi menghadirkan standar kenyamanan yang lebih baik dan menjadi bagian dari pengembangan layanan yang terus kami lakukan," pungkasnya.