MATARAM — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) NTB, Dr. Syamsul Hadi, memastikan seluruh berkas administrasi untuk pengajuan bantuan revitalisasi SMAN 1 Lingsar telah lengkap diserahkan ke Direktorat Pembinaan SMA, Kemendikdasmen. Langkah ini diambil hanya berselang empat hari setelah bangunan sekolah tersebut roboh pada Minggu (7/6).
Syamsul mengaku optimistis bahwa perbaikan sarana fisik sekolah di Kabupaten Lombok Barat itu akan segera terealisasi. Keyakinan ini didasari oleh respons positif yang diterimanya saat bertemu langsung dengan Direktur Pembinaan SMA.
“InsyaAllah dapat, setidaknya itu yang disampaikan pak Direktur (Direktorat Pembinaan SMA) kepada saya,” ujarnya melalui pesan tertulis kepada Suara NTB, Kamis (11/6).
Berkas Lengkap, Tinggal Tunggu Proses Birokrasi
Syamsul Hadi menegaskan bahwa tidak ada lagi dokumen yang kurang dalam pengajuan proposal tersebut. Pihaknya kini hanya menunggu tahapan lanjutan dari pemerintah pusat, termasuk pemanggilan untuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
“Berkas ke pusat sudah lengkap, tinggal nunggu dipanggil PKS perjanjian kerja sama,” tutur mantan Kepala BAN-SM NTB itu.
Anggaran Revitalisasi Bersifat Mengikat dan Wajib Tepat Sasaran
Kepala Disdikpora NTB memberikan peringatan tegas terkait penggunaan dana revitalisasi yang nantinya dikucurkan. Menurutnya, alokasi anggaran bersifat mengikat dan wajib digunakan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku.
“Jika bantuan ini direalisasikan, maka tim atau panitia yang dibentuk untuk rehab SMAN 1 Lingsar melaksanakan pembangunan tersebut sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan, tidak boleh digunakan untuk selain rehab bangunan SMAN 1 Lingsar,” pungkasnya.
Proses revitalisasi ini menjadi prioritas utama Disdikpora NTB untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Lingsar dapat kembali berjalan normal setelah bangunan yang roboh diperbaiki.