MATARAM — Antrean panjang kendaraan terjadi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Utara, pada akhir pekan ini. Para penumpang mengeluhkan waktu tunggu yang mencapai lima jam untuk menyeberang ke Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, menjelaskan bahwa lonjakan volume kendaraan menjadi penyebab utama. "Di lintas Kayangan dan Poto Tano terjadi kepadatan antrean pada akhir pekan ini, yang dipengaruhi oleh meningkatnya arus libur sekolah serta tingginya pergerakan kendaraan logistik," ujar Erlys dalam keterangan resminya.
Gangguan Teknis Kapal dan Cuaca Buruk Memperparah Kemacetan
Selain faktor musiman, Erlisetya membeberkan bahwa salah satu armada kapal mengalami gangguan teknis setelah proses pemuatan. Akibatnya, muatan yang sudah naik harus dibongkar kembali, sehingga jadwal operasional kapal terganggu total.
"Kondisi cuaca berupa angin dan gelombang yang cukup kuat mengharuskan kapal melakukan manuver sandar dan lepas sandar dengan lebih hati-hati," tambahnya. Langkah ekstra hati-hati ini, meskipun demi keselamatan, secara langsung memperpanjang waktu pelayanan bongkar muat di kedua pelabuhan.
Kombinasi Tiga Faktor Sebabkan Antrean di Atas Normal
Erlisetya merinci bahwa kombinasi dari peningkatan volume kendaraan liburan, gangguan operasional kapal, dan faktor cuaca menjadi penyebab antrean di Pelabuhan Kayangan lebih padat dibandingkan kondisi normal. Pihak ASDP belum menyebutkan kapan situasi diprediksi kembali normal.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak ASDP mengenai langkah operasional tambahan, seperti penambahan trip kapal atau rekayasa antrean, untuk mengurai kepadatan dalam waktu dekat. Para penumpang diimbau untuk memantau jadwal dan menyiapkan waktu perjalanan cadangan jika hendak melintasi jalur penyeberangan strategis yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini.