Pencarian

Bupati Lombok Timur Lepas SSB Satria Muda ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Bandung, 20 Pemain Muda Siap Berlaga

Jumat, 03 Juli 2026 • 16:29:31 WIB
Bupati Lombok Timur Lepas SSB Satria Muda ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Bandung, 20 Pemain Muda Siap Berlaga
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin melepas 20 pemain muda SSB Satria Muda untuk berlaga di Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Bandung.

SELONG — Sebanyak 20 pemain muda SSB Satria Muda Lombok Timur resmi diberangkatkan untuk berlaga di ajang Piala Dunia Anak Indonesia 2026. Turnamen bergengsi level nasional ini akan berlangsung di Progresif Arena, Bandung, mulai Sabtu (4/7/2026).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin yang juga menjabat Ketua Umum KONI setempat secara langsung melepas tim di halaman kantor bupati. Kompetisi ini mempertandingkan kelompok usia U-8 hingga U-16 dan diikuti puluhan sekolah sepak bola terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pesan Bupati: Mimpi Besar Harus Dijaga dengan Kerja Keras dan Disiplin

Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengapresiasi kerja keras pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua yang mengantarkan SSB Satria Muda lolos ke pentas nasional. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan Lombok Timur memiliki potensi besar melahirkan atlet muda berprestasi.

"Anak-anakku, teruslah mengelola mimpi kalian. Mimpi yang besar harus dijaga dengan kerja keras, disiplin, doa, dan mental yang kuat. Jadilah anak-anak yang berprestasi dan membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah, dan bangsa," ujar Bupati dengan penuh haru di hadapan para pemain.

Orang nomor satu di Lombok Timur itu menegaskan, Pemkab akan terus mendukung pembinaan generasi muda di bidang olahraga sebagai investasi atlet masa depan. "Kalian adalah harapan Lombok Timur dan calon pemimpin masa depan. Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri," lanjutnya.

Pesan Penting: Jaga Etika dan Nama Baik Daerah Selama di Bandung

Haerul Warisin juga mengingatkan seluruh kontingen untuk menjaga etika, adab, dan nama baik daerah selama mengikuti turnamen di Bandung. Ia menekankan bahwa karakter yang baik lebih berharga dari sekadar kemenangan.

"Jaga etika dan adab di daerah orang. Hormati siapa pun yang kalian temui, jaga kekompakan, disiplin, serta kesehatan agar dapat memberikan penampilan terbaik," pesannya.

Menutup arahannya, Bupati berharap seluruh kontingen pulang ke Lombok Timur dengan hati gembira, membawa pengalaman berharga, prestasi terbaik, serta kabar membanggakan bagi masyarakat. "Kami semua mendoakan dan akan selalu mendukung perjuangan kalian," tutupnya.

Pelatih: Kehadiran Bupati Jadi Suntikan Motivasi Luar Biasa

Head Coach SSB Satria Muda Lombok Timur, Coach Gempar, mengaku sangat terharu atas perhatian dan dukungan langsung dari Bupati. Menurutnya, momen tersebut memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi seluruh kontingen.

"Pesan Bapak Bupati menjadi api semangat bagi kami, baik pelatih, ofisial, maupun seluruh pemain. Dukungan beliau adalah kehormatan sekaligus kebanggaan yang akan kami bawa selama mengikuti turnamen," ujar Coach Gempar.

Ia menambahkan, bertemu langsung dengan Bupati menjadi pengalaman membekas bagi para pemain muda. "Anak-anak sangat bangga. Mereka semakin percaya diri dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik. Insyaallah, kami akan berjuang dengan sportif, menjaga nama baik Lombok Timur, dan berusaha pulang membawa kabar bahagia," pungkasnya.

Keberangkatan SSB Satria Muda ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 menjadi bukti komitmen Pemkab Lombok Timur dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Diharapkan, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional ini menjadi langkah awal lahirnya generasi pesepak bola berkarakter dan berprestasi yang mampu mengharumkan nama Lombok Timur hingga tingkat internasional.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks