GIRI MENANG — Sekretaris Fraksi Perindo Lobar, H. Husnan Wadi, menyatakan pihaknya bingung harus memberikan catatan apa atas LKPJ tersebut. Sebab, menurutnya, tidak ada kegiatan yang dikerjakan oleh OPD dari usulan yang telah diperjuangkan para wakil rakyat.
“Karena tidak ada kegiatan yang dikerjakan, lalu apa saya mau kasih catatan? hijau? Kan tidak mungkin. Tapi kita lihat besok penjelasanya (TAPD),” ungkap Husnan kepada awak media usai Rapat Gabungan Pimpinan (Ragapim) DPRD Lobar, Kamis (2/7/2026).
Catatan Rapor Merah untuk Pemkab Lobar
Dalam rapat tersebut, Fraksi Perindo sudah menyatakan sikap tegas dengan memberikan catatan rapor merah. Alasan utamanya adalah tidak berjalannya program pokir dewan yang dinilai paling langsung menyentuh kebutuhan warga di lapangan.
“Kegiatan aspirasi pokok pikiran tidak ada yang jalan, masa saya sebagai wakil rakyat mau diamkan,” kritik Husnan.
Ia menegaskan, pokir merupakan usulan yang berasal dari aspirasi masyarakat tingkat bawah. Karena itu, kegagalan mengeksekusi program-program ini menjadi indikator utama bagi fraksinya dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah.
SiLPA Rp337 Miliar dan Rendahnya Serapan Anggaran
Sikap Fraksi Perindo ini muncul di tengah membesarnya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 yang mencapai Rp337 miliar. Rendahnya serapan anggaran dan tidak terlaksananya sejumlah program menjadi bola panas di DPRD Lobar.
Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat penjelasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait kondisi rendahnya realisasi serapan anggaran tersebut. Husnan menyebut, persoalan ini tidak hanya menyangkut pokir dewan, tetapi juga sejumlah program OPD lainnya.
Keputusan Final Setelah Rapat dengan TAPD
Meski mengindikasikan potensi penolakan, Fraksi Perindo belum mengambil keputusan final. Husnan menyatakan akan mendengarkan terlebih dahulu penjelasan TAPD pada rapat lanjutan pembahasan LKPJ yang dijadwalkan dalam dua hari ke depan.
“Kita melihat dua hari ke depan saat rapat dengan TAPD biar jelas semuanya terang benderangan,” tegasnya mengakhiri.