Pencarian

Hasil Tes Urine Mendadak 41 Anggota DPRD NTB Negatif Narkoba, 24 Orang Belum Diperiksa

Senin, 22 Juni 2026 • 23:54:31 WIB
Hasil Tes Urine Mendadak 41 Anggota DPRD NTB Negatif Narkoba, 24 Orang Belum Diperiksa
anggota DPRD NTB menjalani tes urine mendadak dan hasilnya negatif narkoba.

MATARAM — Sebanyak 41 dari total 65 anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menjalani pemeriksaan urine mendadak yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, Senin (22/6/2026). Kegiatan yang berlangsung usai sidang paripurna itu menyasar seluruh unsur pimpinan dan anggota dewan yang hadir.

Hasil sementara yang diumumkan Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Marjuki menyebutkan bahwa seluruh peserta tes dinyatakan negatif narkoba. "Untuk hasilnya sementara negatif semua," terangnya di sela-sela pemeriksaan.

Marjuki menjelaskan, pemeriksaan ini merupakan langkah awal dari komitmen bersama untuk menanggulangi peredaran narkoba di lingkungan pemerintahan. "Kita mulai dari dewan, jadi ini kita laksanakan dalam rangka komitmen bersama untuk menanggulangi narkoba," jelasnya.

24 Anggota Dijadwalkan Menyusul ke Kantor BNNP

Dari total 65 anggota DPRD NTB, hanya 41 orang yang menjalani tes pada hari itu. Brigjen Pol Marjuki menyebutkan, 24 anggota lainnya yang belum diperiksa akan mendatangi kantor BNNP NTB sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti secara regulasi jika ditemukan anggota yang hasil tesnya positif. "Kalau ada yang positif kita akan telusuri obat apa yang dikonsumsi," pungkasnya.

Ketua DPRD: Kami Ingin Jadi Contoh bagi Masyarakat

Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaeda menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran dewan untuk menjadi teladan. Menurutnya, sebagai lembaga yang menjalankan nilai-nilai Pancasila, DPRD harus bebas dari barang haram. "Kita ingin menjadi contoh di masyarakat dan kita tidak ingin ada anggota kita yang menggunakan narkoba," ujar Isvie, sapaan akrab politikus asal Lombok Timur itu.

Ia menambahkan, pemeriksaan ini diharapkan bisa mendorong seluruh elemen masyarakat, instansi, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di NTB untuk melakukan hal serupa. "Tentu harapan kita tidak ada satupun anggota yang memakai ataupun yang terlibat dengan narkoba," harapnya.

Perbedaan Warna Urine Bergantung Asupan Minuman

Dalam proses pemeriksaan, Brigjen Pol Marjuki mengamati adanya perbedaan warna urine pada sejumlah anggota. Ia menjelaskan hal itu merupakan hal yang wajar dan dipengaruhi oleh konsumsi minuman atau obat-obatan yang diminum sebelumnya. "Jadi kalau warna itu tergantung minumnya apa," imbuhnya. Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi spekulasi yang mungkin muncul di tengah masyarakat terkait hasil tes yang bervariasi.

Bagikan
Sumber: kabarberita.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks