Pencarian

Pemprov NTB Respons Penolakan Warga soal Seaplane di Bendungan Batujai, Pastikan Libatkan Masyarakat dalam Pengembangan

Rabu, 08 Juli 2026 • 14:35:01 WIB
Pemprov NTB Respons Penolakan Warga soal Seaplane di Bendungan Batujai, Pastikan Libatkan Masyarakat dalam Pengembangan
Pemprov NTB menegaskan akan melibatkan masyarakat dalam pengembangan operasional seaplane di Bendungan Batujai.

MATARAM — Rencana operasional seaplane di Bendungan Batujai, Lombok Tengah, mendapat penolakan dari warga dan nelayan setempat. Mereka khawatir proyek itu bakal mengganggu aktivitas perikanan yang menjadi sumber penghasilan utama. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pun angkat bicara.

Apa Kata Pemprov soal Penolakan Warga?

Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik mengatakan penolakan itu adalah hal yang biasa dalam setiap rencana pembangunan. Menurutnya, respons itu justru menunjukkan masyarakat peduli terhadap rencana seaplane di NTB.

"Penolakan itu biasa di masyarakat. Itu bukti masyarakat memberikan perhatian terhadap seaplane yang direncanakan beroperasi di NTB. Tinggal pemerintah melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat yang melakukan penolakan," kata Ahsanul, Rabu, 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan, kelompok yang menolak terdiri dari anak muda dan warga sekitar Bendungan Batujai. Saat ini, Pemkab Lombok Tengah bersama timnya terus melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman terkait rencana tersebut.

Proyek Dipaksakan? Ini Kata Pemprov

Ahsanul membantah anggapan bahwa rencana seaplane dipaksakan. Ia menegaskan seluruh tahapan masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Enggak. Ini proses-prosesnya sedang jalan. Kalau kita paksakan, gerak cepat. Nah ini kan proses-proses sedang berjalan kita lalui semua," ujarnya.

Pemerintah juga membantah kekhawatiran soal dampak ekologis. Menurut Ahsanul, operasional seaplane tidak akan mengganggu ekosistem di kawasan Bendungan Batujai. Klaim itu disampaikan dalam sosialisasi yang dilakukan Pemkab Lombok Tengah ke warga.

Warga Akan Dilibatkan Penuh?

Menanggapi kekhawatiran warga, Ahsanul memastikan Pemkab Lombok Tengah akan melibatkan masyarakat dalam pengembangan kawasan tersebut.

"Malah mereka akan kita libatkan penuh nanti sama Pemda Lombok Tengah," ucapnya.

Namun, ia menambahkan, komunikasi langsung dengan masyarakat saat ini masih menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Pemprov NTB belum memiliki agenda turun langsung ke lokasi.

"Belum, karena itu bagian dari Lombok Tengah," katanya.

Mengapa Warga Menolak Seaplane?

Sebelumnya, nelayan dan masyarakat yang tinggal di sekitar Bendungan Batujai menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan hub seaplane. Mereka khawatir proyek tersebut berdampak pada aktivitas perikanan yang selama ini menjadi sumber penghasilan.

Selain itu, masyarakat mengaku belum pernah menerima sosialisasi resmi mengenai rencana tersebut. Mereka meminta pemerintah membuka ruang dialog dan menjelaskan dampak maupun manfaat proyek sebelum direalisasikan.

Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks