Pencarian

Pemprov NTB Ubah Strategi Pajak Kendaraan, Wajib Pajak Tepat Waktu Dapat Hadiah Emas

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:12:01 WIB
Pemprov NTB Ubah Strategi Pajak Kendaraan, Wajib Pajak Tepat Waktu Dapat Hadiah Emas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menghadiri pengumuman undian hadiah emas bagi wajib pajak kendaraan tepat waktu di Teras Udayana, Mataram.

MATARAM — Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan perubahan haluan kebijakan perpajakan daerah saat menghadiri pengumuman undian hadiah emas di Teras Udayana, Mataram, Minggu (19/7/2026). Menurutnya, program pemutihan yang selama puluhan tahun diterapkan justru menjadi bumerang.

"Mereka yang bertahun-tahun tidak membayar pajak justru mendapatkan keringanan saat ada program pemutihan. Dari data yang kami lihat, penerima manfaat pemutihan itu sering kali orang yang sama dari waktu ke waktu. Artinya, kebijakan tersebut menimbulkan moral hazard," ujar Miq Iqbal, sapaan akrabnya.

Emas Sebagai Hadiah dan Tabungan

Pemprov NTB memilih emas sebagai hadiah utama karena nilainya terus meningkat dan bisa menjadi tabungan bagi masyarakat. Gubernur menyebut program ini lebih progresif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya memberikan diskon atau keringanan denda.

"Emas dipilih karena nilainya terus naik, sehingga selain menjadi hadiah juga bisa menjadi tabungan bagi masyarakat," katanya.

215 Ribu Wajib Pajak Ikut Undian

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda NTB Baiq Nelly Yuniarti mencatat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hingga semester pertama 2026, sebanyak 375.742 wajib pajak telah membayar PKB. Dari jumlah itu, 215.757 orang memenuhi syarat mengikuti undian karena tidak memiliki tunggakan atau denda.

"Hadiah emas ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang disiplin memenuhi kewajiban perpajakannya," ujar Baiq Nelly.

Pajak untuk Pembangunan dan Kepedulian Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov NTB juga menyalurkan bantuan usaha bagi penyandang disabilitas melalui Baznas NTB. Pemerintah memberikan pembebasan PKB hingga 100 persen bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan. Sejumlah perusahaan yang patuh membayar pajak tepat waktu juga menerima penghargaan.

Komitmen Tata Kelola Transparan

Miq Iqbal menekankan bahwa perubahan kebijakan ini harus dibarengi dengan perbaikan tata kelola pemerintahan. Masyarakat harus yakin setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik.

"Kami ingin masyarakat yakin bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan publik yang lebih baik, dan program-program yang benar-benar memberikan manfaat. Itu komitmen kami," tegasnya.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Bapenda NTB, Polda NTB, Bank NTB Syariah, Jasa Raharja, PT Amman Mineral, dan Baznas NTB yang mendukung suksesnya program tersebut.

Bagikan
Sumber: globalfmlombok.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks