NUSA TENGGARA BARAT — Investor yang memimpin putaran pendanaan terbaru ini adalah Menlo Ventures dan Scaleup Europe Fund. Selain itu, lebih dari belasan investor lain ikut berpartisipasi dalam pendanaan yang sempat dikabarkan sebelumnya ini.
Kabar ini datang hanya sebulan setelah Lovable mengumumkan pendapatan tahunan berjalan (annualized run rate/ARR) menembus USD 500 juta pada Juni lalu. Angka tersebut menjadi salah satu indikator utama yang mendorong valuasi perusahaan naik dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari delapan bulan.
Pertumbuhan Proyek dan Lalu Lintas Pengguna
Lovable kini mengklaim menghosting 60 juta proyek yang menarik 900 juta kunjungan pengunjung per bulan. Angka ini menunjukkan adopsi besar-besaran dari pengembang yang menggunakan platform untuk membuat aplikasi hanya dengan perintah bahasa alami, atau yang dikenal dengan istilah vibe-coding.
Pertumbuhan tersebut otomatis menuntut kapasitas infrastruktur yang lebih besar dan kompleks. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan model AI dari pihak ketiga, tetapi juga telah melatih model AI internal mereka sendiri.
Ekspansi Infrastruktur dan Dukungan Ekosistem
Pada Juni lalu, Lovable menandatangani kontrak kerja sama multi-tahun dengan Google Cloud. Kesepakatan ini meningkatkan penggunaan layanan komputasi awan Google hingga lima kali lipat, sebuah sinyal bahwa beban komputasi untuk melayani jutaan proyek pengguna membutuhkan sumber daya yang sangat besar.
Di luar kebutuhan internal, Lovable juga mulai berperan sebagai investor bagi ekosistem startup Eropa. Salah satu portofolio terbarunya adalah Atech, sebuah startup asal Denmark yang mengembangkan perangkat lunak vibe-coding untuk merancang perangkat keras teknologi.
Catatan Investor
Salah satu investor baru di putaran Seri C ini adalah Regent, sebuah firma investasi yang juga memiliki TechCrunch. Kehadiran Regent menambah daftar panjang investor institusi yang percaya pada pertumbuhan Lovable di pasar Eropa.
Dengan tambahan dana segar ini, Lovable diposisikan untuk memperluas kapabilitas model AI internalnya serta memperkuat infrastruktur untuk melayani basis pengguna yang terus bertambah secara global.