MATARAM — PT Bank NTB Syariah membuka ruang kerja sama dengan RSIA Permata Hati. Penjajakan itu berlangsung dalam pertemuan yang dihadiri jajaran manajemen kedua institusi.
Dari sisi Bank NTB Syariah, hadir Direktur Dana dan Transaksi Adhi Susantio. Sementara RSIA Permata Hati diwakili Direktur Utama PT Risa Permata Hati, Prof. Dr. Akram Arsyad Sukma, M.Si., bersama tim manajemen.
Produk dan Layanan Syariah Jadi Opsi Pendukung Operasional RSIA
Adhi menyebut penjajakan ini membuka peluang pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah. Opsi tersebut dapat menopang kebutuhan operasional sekaligus pengembangan bisnis RSIA Permata Hati sesuai ketentuan yang berlaku.
Layanan transaksi dan perbankan digital juga masuk dalam pembahasan. Kedua pihak menilai layanan itu dapat membantu pengelolaan keuangan agar lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
"Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan dan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Dalam pertemuan ini, kami membahas berbagai peluang sinergi yang dapat dikembangkan bersama RSIA Permata Hati, mulai dari layanan transaksi dan perbankan digital hingga solusi pembiayaan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku," ujar Adhi Susantio, Senin (14/9/2026).
Ekspansi Layanan RSIA Permata Hati Jadi Salah Satu Bahasan
Pertemuan itu juga membahas rencana pengembangan dan ekspansi bisnis RSIA Permata Hati. Langkah tersebut diharapkan menambah kapasitas dan kualitas pelayanan, terutama untuk kesehatan ibu dan anak di NTB.
Prof. Akram menyambut positif komunikasi yang sudah terjalin. Menurutnya, penjajakan dengan Bank NTB Syariah membuka peluang mendukung agenda pengembangan fasilitas dan perluasan layanan RSIA Permata Hati ke depan.
"Kami menyambut baik komunikasi dan penjajakan yang dilakukan bersama Bank NTB Syariah. Kami berharap pembahasan ini dapat berkembang menjadi bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat dan mendukung agenda pengembangan layanan kesehatan yang kami rencanakan," ungkap Prof. Akram.
Harapan Kontribusi bagi Sektor Kesehatan NTB
Kedua institusi berharap penjajakan ini berlanjut menjadi bentuk kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak. Sinergi yang terbangun diharapkan memberi dampak positif bagi pengembangan sektor kesehatan di Nusa Tenggara Barat.
Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya layanan kesehatan ibu dan anak.