NUSA TENGGARA BARAT — Kylian Mbappe resmi mengakhiri kerja sama dengan Nike yang terjalin sejak 2006 dan menandatangani kontrak sebagai duta On, jenama peralatan olahraga asal Swiss. Penyerang Real Madrid itu menjadi wajah baru On untuk pasar sepak bola, memperluas portofolio merek yang sebelumnya dikenal lewat sepatu lari dan tenis.
Kepindahan ini menutup babak panjang Mbappe bersama Nike. Sejak usia delapan tahun pada 2006, pemain timnas Prancis itu identik dengan sepatu Mercurial, salah satu lini produk paling ikonik Nike di lapangan sepak bola.
On bukan nama asing di dunia olahraga, tapi bukan pula pemain lama di sepak bola. Perusahaan yang berdiri pada 2010 ini memulai bisnis dari sepatu lari, lalu merambah tenis lewat Roger Federer, sebelum akhirnya masuk ke sepak bola.
Mengapa Mbappe Pilih On Dibanding Nike yang Sudah Mendunia
Bagi Mbappe, justru status On sebagai pendatang baru di sepak bola yang jadi daya tarik utama. Ia menilai ada ruang lebih besar untuk membentuk sesuatu dari nol dibanding bersama Nike yang sudah mapan.
"Sejak awal, yang menarik saya ke On adalah kesempatan untuk membangun sesuatu yang benar-benar baru bersama yang akan membantu membentuk permainan masa depan," kata Mbappe.
"Saya ingin membawa pengalaman dan perspektif saya ke dalam apa yang kami ciptakan, mendorong batasan kemungkinan melalui inovasi, dan selalu tetap setia pada kegembiraan sepak bola."
Peran Mbappe sebagai Wajah Utama Produk Sepak Bola On
Pemain Real Madrid ini tidak sekadar jadi duta biasa. Mbappe akan ditempatkan sebagai pusat utama untuk memperkenalkan produk sepatu bola On ke pasar global.
Artinya, beban branding ada di pundaknya. Nama besar Mbappe diharapkan mampu mendongkrak penetrasi On di segmen yang selama ini dikuasai Nike, Adidas, dan Puma.
Thierry Henry Sebut Langkah Mbappe Berani dan Orisinal
Mantan penyerang timnas Prancis, Thierry Henry, menilai keputusan Mbappe tergolong nekat. Menurutnya, membangun identitas baru di sepak bola butuh keberanian yang tidak semua pemain punya.
"Membangun sesuatu yang baru dalam sepak bola membutuhkan pendekatan yang berani dan orisinal. Selama setahun terakhir, saya telah melihat langsung rasa ingin tahu dan perhatian terhadap detail," kata Henry dilansir dari ESPN.
"Kami ingin mendengarkan para pemain, memahami apa yang mereka butuhkan, dan menciptakan sesuatu yang benar-benar dapat menambah nilai permainan."
Henry sendiri terlibat dalam proses pengembangan produk On untuk sepak bola. Keterlibatannya memberi bobot tersendiri bagi kredibilitas merek di mata pemain dan pengamat.
Apa yang Berubah dari Mercurial ke Sepatu Baru
Selama dua dekade, Mercurial menjadi identitas visual Mbappe di lapangan. Sepatu itu melekat pada momen-momen penting kariernya, dari moncer di Monaco, pindah ke Paris Saint-Germain, hingga berseragam Real Madrid.
Kini ia harus membangun asosiasi baru. Tantangannya bukan cuma soal performa produk, tapi juga bagaimana publik sepak bola menerima merek yang belum punya sejarah panjang di olahraga ini.