Pemkab Lombok Timur Siapkan Lahan 1 Hektare untuk Gudang Bawang Putih, Kapolri Turun Tangan Bantu Pembangunan

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15:32 WIB
Bupati Lombok Timur meninjau lahan seluas satu hektare yang disiapkan untuk pembangunan gudang penyimpanan bawang putih.

LOMBOK TIMUR — Pemkab Lombok Timur tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian bawang putih di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penyediaan lahan seluas 1 hektare yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan gudang penyimpanan. Keberadaan gudang ini dinilai krusial untuk menjaga kualitas hasil panen petani, terutama saat musim panen tiba.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengungkapkan bahwa lahan tersebut telah disiapkan dan siap digunakan. Pihaknya menilai pemerintah daerah perlu hadir untuk memastikan petani tidak kesulitan dalam menampung hasil panen mereka.

"Kami ada lahan satu hektare yang bisa digunakan untuk membangun gudang," ujarnya, kemarin.

Kapolri Siap Bantu Bangun Gudang 12x12 Meter

Pria yang akrab disapa H. Iron ini menyebut, rencana pembangunan tersebut mendapat perhatian serius dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri berencana membantu membangun gudang dengan ukuran sekitar 12 meter x 12 meter.

Total kebutuhan anggaran untuk pembangunan gudang diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Pemkab Lombok Timur berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan pembangunan tersebut agar petani bisa segera memanfaatkannya.

Manfaat Gudang: Jaga Kualitas Benih untuk Musim Tanam Berikutnya

Menurut H. Iron, keberadaan gudang penyimpanan menjadi penting untuk menjaga hasil panen petani. Sebagian hasil panen yang berkualitas baik dapat tersimpan dengan aman dan kemudian digunakan kembali sebagai benih pada musim tanam berikutnya.

"Yang kita harapkan, hasil panen petani yang bisa jadi benih untuk bibit berikutnya itu dapat tersimpan dengan baik di sini," ujarnya.

Dengan sistem penyimpanan yang baik, kualitas benih bawang putih diharapkan tetap terjaga. Hal ini menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian bawang putih di Lombok Timur secara berkelanjutan.

7 Kecamatan Diusulkan Jadi Sentra Pengembangan Bawang Putih

Selain menyiapkan lahan untuk gudang, Pemkab Lombok Timur juga mengajukan tujuh kecamatan sebagai wilayah pengembangan bawang putih. Kecamatan yang diusulkan meliputi Pringgabaya, Suela, Sikur, Masbagik, Pringgasela, Wanasaba, dan satu kecamatan lainnya.

Politisi Partai Gerindra ini menilai pengembangan bawang putih memiliki potensi ekonomi yang besar bagi petani. Dengan kualitas benih yang baik, produktivitas bawang putih di daerah ini bisa mencapai sekitar 16 ton per hektare.

"Kalau dengan kualitas yang kita miliki sekarang bisa sampai 16 ton per hektare. Bahkan bisa lebih dari 20 ton, tergantung benihnya unggul atau tidak," katanya.

Harapan Petani: Off-taker Harus Siap Serap Hasil Panen

H. Iron berharap pembangunan gudang dapat memperkuat penyerapan hasil panen petani. Pemerintah juga diminta memastikan harga pembelian tetap bersaing agar petani tidak tergiur menjual hasil panennya ke pasar umum dengan harga yang tidak menentu.

"Petani di Sembalun semuanya menanam dan mendukung program ini. Yang penting jangan sampai begitu mereka panen, off-taker-nya kurang modal," katanya.

Dukungan penuh dari para petani di Sembalun menjadi modal penting bagi keberhasilan program ini. Namun, kepastian penyerapan hasil panen oleh pembeli atau off-taker menjadi faktor krusial yang harus dijamin oleh pemerintah.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top