NUSA TENGGARA BARAT — Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memulai penggeledahan sejak pukul 02.00 WIB. Seorang petugas keamanan di lokasi membenarkan hal itu. Karyawan yang datang diarahkan tetap di luar, sementara awak media tidak diizinkan masuk ke area gerbang. Hingga berita ini diturunkan, baik pihak BGN maupun Kejagung belum memberikan pernyataan resmi.
Kaitan dengan Pencopotan Dadan Hindayana dan Dugaan Jual Beli Proyek
Penggeledahan ini terjadi sehari setelah Presiden Prabowo merombak pucuk pimpinan BGN. Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6) dan digantikan oleh Naniek S Deyang, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN. Dua wakil kepala BGN lainnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga ikut dicopot.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa pencopotan tersebut terkait dengan temuan masalah tata kelola. Ia menyebut adanya dugaan praktik jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diaudit internal. "Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).
Masalah Disiplin dan Kualitas Makanan Jadi Catatan Presiden
Prasetyo merinci sejumlah catatan yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Prabowo melakukan pergantian kepemimpinan di BGN. Catatan itu mencakup masalah kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP), tata kelola, hingga pengawasan kualitas makanan. “Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan,” ucap dia.
Meski demikian, Prasetyo memastikan pergantian pimpinan dan penggeledahan Kejagung tidak akan mengganggu kelangsungan program MBG. Ia menegaskan pelayanan ke seluruh penerima manfaat harus tetap berjalan. “Seluruh jajaran BGN tetap bekerja sebagaimana mestinya, sesuai dengan tugas dan fungsi mereka,” ujarnya.
Dua Wakil Kepala Baru dari BPKP dan TNI
Bersamaan dengan rotasi tersebut, Presiden Prabowo menunjuk dua figur baru sebagai Wakil Kepala BGN. Mereka adalah Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari dan Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Mayjen TNI Trenggono. Keduanya diharapkan memperkuat pengawasan tata kelola dan distribusi logistik program MBG yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com telah berupaya menghubungi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah dan Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi untuk meminta konfirmasi, namun keduanya belum memberikan tanggapan.