Pencarian

Pawai Taaruf MTQ NTB 2026 Diramaikan Umat Hindu Lombok Tengah, Simbol Nyata Moderasi Beragama

Selasa, 09 Juni 2026 • 15:28:01 WIB
Pawai Taaruf MTQ NTB 2026 Diramaikan Umat Hindu Lombok Tengah, Simbol Nyata Moderasi Beragama
Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia Lombok Tengah tampil dalam Pawai Taaruf MTQ NTB 2026.

MATARAM — Pawai Taaruf pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 berlangsung meriah, Selasa (9/6). Ribuan warga sejak pagi telah memadati pinggir jalan utama untuk menyaksikan kafilah dari berbagai daerah. Namun, satu momen yang paling menyedot perhatian adalah keikutsertaan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lombok Tengah dalam karnaval tersebut.

“Saudara kita PHDI Lombok Tengah ikut memeriahkan Pawai Ta’aruf MTQ,” tulis Sunarno Lombok dalam unggahan di akun Facebook-nya, Selasa (9/6).

Penampilan Budaya yang Memukau

Dalam iring-iringan itu, kontingen PHDI Lombok Tengah tampil dengan pakaian adat khas Bali-Lombok. Perpaduan warna putih dengan kain songket bermotif indah langsung mencuri perhatian para pejabat dan tokoh agama yang hadir di panggung kehormatan.

Di barisan depan, seorang penari dengan topeng pewayangan jenaka berhidung panjang dan berkumis tebal bergerak lincah menyapa masyarakat. Aksi tersebut sontak mengundang gelak tawa dan tepuk tangan dari ribuan penonton yang berjejer di sepanjang rute pawai.

Tak hanya itu, puluhan penari di belakangnya mempersembahkan tarian tradisional dengan gerakan kipas berbulu putih yang anggun. Mereka mengenakan kebaya putih, selendang kuning, serta kain tenun ungu tua. Formasi tarian yang kompak seolah menghidupkan jalanan kota dengan kekayaan khazanah budaya Nusantara.

Terik Matahari Tak Surutkan Semangat

Teriknya sinar matahari tidak menyurutkan semangat para peserta maupun penonton. Tabuhan musik tradisional berpadu serasi dengan yel-yel kafilah, menciptakan atmosfer perayaan yang hangat dan penuh sukacita. Suasana di sepanjang jalur pawai tampak sangat semarak sejak pagi hari.

Keikutsertaan PHDI Lombok Tengah dalam momentum pawai taaruf ini menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah pembatas untuk saling mendukung. Justru, hal tersebut menjadi harmoni yang memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat NTB yang majemuk.

Momen ini menjadi potret nyata dari moderasi beragama yang selama ini dijaga oleh seluruh elemen masyarakat di Bumi Lombok. Toleransi bukan sekadar slogan, melainkan praktik hidup yang dijalankan sehari-hari, termasuk dalam perhelatan keagamaan sekalipun.

Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks