Pencarian

MTQ NTB di Lombok Tengah Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Bulog Sediakan Beras dan Telur Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 • 20:39:01 WIB
MTQ NTB di Lombok Tengah Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Bulog Sediakan Beras dan Telur Murah
Stan UMKM di MTQ Lombok Tengah menampilkan beragam produk olahan hasil binaan Kelompok Wanita Tani.

LOMBOK TENGAH — Perhelatan MTQ tingkat provinsi di Lombok Tengah tahun ini berubah fungsi menjadi etalase produk unggulan daerah. Selain lantunan ayat suci, pengunjung disuguhi puluhan stan UMKM yang menjajakan makanan olahan, kerajinan, hingga bibit tanaman.

Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah milik Dinas Ketahanan Pangan Lombok Tengah. Tidak seperti stan pada umumnya, mereka menjual aneka makanan hasil olahan pekarangan rumah, kompos, hingga bibit tanaman.

Hasil Binaan Kelompok Wanita Tani

Staf Bidang Konsumsi Dinas Ketahanan Pangan Lombok Tengah, Zarkasyi, menjelaskan seluruh produk tersebut merupakan hasil binaan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kelompok ini telah didampingi pemerintah daerah sejak 2021.

“Kalau ini dari hasil binaan kelompok kami yang sudah memanfaatkan pekarangan. Hasilnya diolah menjadi makanan seperti ini, kemudian kami bantu memperjualbelikannya,” kata Zarkasyi saat ditemui di lokasi pameran.

Program pemanfaatan pekarangan itu kini telah menjangkau seluruh 12 kecamatan di Lombok Tengah. Warga diajari menanam kebutuhan pangan rumah tangga, membuat kompos, hingga mengolah produk bernilai ekonomi.

Anggaran Turun Drastis, Kemandirian Jadi Kunci

Meski antusiasme masyarakat tinggi, Zarkasyi mengakui kendala utama pengembangan program adalah keterbatasan anggaran. Ia menyebut anggaran yang semula sekitar Rp1 miliar kini menyusut menjadi hanya Rp100 juta.

“Program ini sangat membantu ibu-ibu mengurangi pengeluaran dapur karena sebagian kebutuhan pangan bisa dari pekarangan sendiri,” tambahnya.

Pihaknya tetap mendorong kemandirian kelompok masyarakat dan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk tetap menjalankan program.

Bulog Hadirkan Bahan Pokok Murah

Perum Bulog Kanwil NTB turut membuka stan pangan murah selama MTQ berlangsung. Beras dan telur dengan harga terjangkau disediakan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok lebih murah.

Staf Bidang Pemasaran Bulog Kanwil NTB, Muhammad Haerul Hasbi, mengatakan kehadiran stan ini juga untuk mendukung perputaran ekonomi lokal.

“Supaya ekonomi masyarakat bertumbuh dengan membeli produk-produk UMKM di sini. Kami juga menyediakan bahan pangan seperti beras dan telur yang semuanya produk lokal untuk membantu ekonomi daerah,” katanya.

Produk Khas Sumbawa Barat Laris Manis

Tak hanya tuan rumah, sejumlah kabupaten peserta MTQ juga memanfaatkan momen ini untuk mempromosikan produk unggulan. Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membawa madu asli, minyak Sumbawa, dan kopi robusta Rarak Ronges.

Penjaga stan KSB, Tri Diya Sahwaningsih, mengklaim seluruh produk diproduksi secara mandiri oleh masyarakat Sumbawa Barat. Madu yang dijual dijamin keasliannya karena proses pengemasan dilakukan langsung tim daerah setempat.

“Ketertarikan masyarakat lumayan tinggi. Penjualan produk yang disiapkan di stan sampai malam ini sudah mencapai 30 dari total Madu, Minyak Sumbawa, dan Kopi Rarak yang disiapkan,” ujarnya.

Kopi robusta asal Rarak Ronges, Kecamatan Brang Rea, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Minyak tradisional khas Sumbawa Barat juga diproduksi secara terbatas berdasarkan pesanan.

Keberadaan stan UMKM dan pangan murah dalam gelaran MTQ tidak hanya menyemarakkan acara keagamaan, tetapi juga menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat lokal.

Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks