MATARAM — General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, bersama jajaran manajemen menemui Kepala BIN Daerah NTB, Amiruddin, di kantor BIN setempat pada Kamis (19/6/2026). Audiensi ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga kondusivitas wilayah selama proyek berlangsung.
Daftar Proyek yang Dikawal: PLTU Lombok hingga SUTT 150 kV
Manurung menyebutkan, saat ini pihaknya tengah mengawal sejumlah proyek vital. Salah satunya adalah penyelesaian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 di Sambelia, Lombok Timur, berkapasitas 2x50 megawatt. Selain itu, pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Mataram-Mantang juga masuk dalam daftar prioritas.
"Sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujar Manurung dalam keterangan yang diterima, Selasa (23/6/2026).
BIN NTB Siap Turun Tangan Atasi Kendala di Lapangan
Kabinda NTB Amiruddin menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proyek strategis ini. Ia menyebutkan, koordinasi rutin dengan berbagai pihak di wilayah sudah berjalan dan akan terus diperkuat.
"Jika ke depan PLN UIP Nusra menghadapi kendala di lapangan, kami siap membantu dan menyelesaikannya bersama," kata Amiruddin.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian serius, mengingat karakteristik geografis NTB yang terdiri dari gugusan pulau dengan medan menantang dan keragaman sosial yang tinggi.
Mengapa Kolaborasi dengan BIN Daerah Diperlukan?
Manurung menjelaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis. Situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di tengah masyarakat menjadi faktor penentu. Tanpa dukungan keamanan, proyek rawan terhambat oleh konflik lahan, gangguan masyarakat, atau aksi sabotase.
"Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat. PLN terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk BIN Daerah NTB, agar setiap tantangan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan konstruktif," tegas Manurung.
Dampak bagi Warga: Listrik Andal untuk Pariwisata dan Industri
Manurung menambahkan, kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan yang andal akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor pariwisata, industri, dan pelayanan publik disebutnya akan merasakan dampak langsung dari pasokan listrik yang stabil.
"Tujuan utama kita adalah menghadirkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional," tutup Manurung.
Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara PLN UIP Nusra dan BIN Daerah NTB dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis yang aman, andal, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.