NUSA TENGGARA BARAT — Jay Idzes menyampaikan ucapan itu dalam video singkat yang diunggah akun resmi Sassuolo, klub Serie B Italia. Bek tengah berusia 25 tahun itu membuka sapaan dengan dua bahasa daerah sebelum menyampaikan pesan kemerdekaan.
"Halo teman-teman di Indonesia, apa kabar? Kumaha damang Indonesia? Piye kabare? Jay Idzes di sini. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!," ucap Jay dalam video tersebut.
Sapaan Dua Bahasa yang Menyentuh Publik
Frasa "Kumaha damang" dari bahasa Sunda dan "Piye kabare" dari bahasa Jawa langsung menjadi sorotan warganet. Bagi pengamat sepak bola nasional, pilihan diksi ini bukan formalitas belaka, melainkan cerminan identitas keluarga besarnya.
Darah Indonesia Jay berasal dari garis ibu. Kakeknya lahir di Semarang, Jawa Tengah, dan neneknya lahir di Jakarta, sebelum keduanya menetap di Belanda. Jay sendiri resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani sumpah pada 28 Desember 2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta.
Rekan Setim di Sassuolo Ikut Meramaikan
Kieron Bowie, rekan setim Jay di Sassuolo, juga turut memberi ucapan selamat. Berbeda dengan Jay, pemain asal Skotlandia itu tidak memiliki garis keturunan Indonesia, tetapi menyampaikan dukungannya secara khusus.
"Mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan untuk semua orang di Indonesia. Salam hangat dari Italia. Tetaplah bangga, tetap bersatu, dan terus maju. Merdeka!," ucap Kieron Bowie.
Kapten yang Kini Jadi Pilar Pertahanan Garuda
Perhatian terhadap Jay Idzes meningkat pesat sejak debut bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2024 saat menghadapi Vietnam. Sejak itu, posisinya di lini belakang tidak tergantikan dan ia dipercaya memakai ban kapten.
Kehadirannya di skuad Garuda menjadi salah satu faktor penguatan pertahanan Indonesia di kompetisi internasional. Ucapan HUT RI yang disampaikannya kali ini pun dinilai sebagai bentuk komitmennya terhadap negara yang ia bela.