Pencarian

10 Warga Belajar di Dompu Ikuti Pelatihan Tata Busana Gratis, PKBM Madaprama Jaya Siapkan Modal Usaha

Kamis, 21 Mei 2026 • 22:55:05 WIB
10 Warga Belajar di Dompu Ikuti Pelatihan Tata Busana Gratis, PKBM Madaprama Jaya Siapkan Modal Usaha
Peserta pelatihan tata busana PKBM Madaprama Jaya tengah mempraktikkan teknik menjahit busana anak.

DOMPU — Sebanyak 10 warga belajar resmi memulai pelatihan tata busana gratis yang digelar PKBM Madaprama Jaya pada tahun 2026 ini. Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tersebut difokuskan pada keterampilan menjahit busana anak, dengan total waktu pembelajaran mencapai 150 jam.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga peralatan dan bahan jahit untuk praktik secara cuma-cuma. Pelatihan ini menyasar perempuan dan generasi muda yang ingin memiliki keterampilan produktif sebagai modal membuka usaha mandiri.

Dukungan Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dikpora Dompu, Moh. Sadik, S.Pd., membuka langsung kegiatan pelatihan tersebut. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Peserta Didik dalam acara yang berlangsung penuh antusiasme.

“Program ini sangat penting karena memberikan keterampilan nyata kepada masyarakat. Kami berharap peserta tidak hanya mampu menjahit, tetapi juga dapat membuka usaha sendiri, membantu ekonomi keluarga, bahkan menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan masing-masing,” ujar Moh. Sadik.

Menurutnya, keterampilan menjahit bukan sekadar kemampuan teknis. Jika ditekuni secara serius, keahlian ini bisa menjadi modal ekonomi yang menjanjikan bagi warga Dompu.

Pelatihan Fokus pada Busana Anak yang Punya Pasar Besar

Kepala PKBM Madaprama Jaya, Wiji Rahayu, menjelaskan bahwa pelatihan ini sengaja memilih fokus pada busana anak. Alasannya, segmen tersebut memiliki peluang pasar yang cukup besar di daerah.

Peserta dibimbing mulai dari teknik dasar menjahit, memahami pola, pengukuran, penggunaan mesin jahit, hingga penyelesaian produk siap pakai. Dengan pendekatan praktik langsung, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya jahitan berkualitas dan siap bersaing di dunia usaha.

Harapan Warga: dari Belajar Menjahit hingga Buka Usaha Sendiri

Antusiasme tinggi terlihat dari para warga belajar. Salah seorang peserta mengaku bersyukur bisa mengikuti kursus secara gratis, karena selama ini keterbatasan ekonomi menjadi kendala untuk mengakses pelatihan serupa.

“Kami sangat senang dan berterima kasih karena bisa belajar menjahit tanpa biaya. Selain dapat ilmu, kami juga mendapat alat dan bahan praktik. Ini sangat membantu kami untuk belajar lebih serius,” ujar salah satu peserta.

Peserta lainnya berharap keterampilan yang diperoleh bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. “Saya ingin setelah pelatihan ini bisa menerima jahitan sendiri di rumah. Mudah-mudahan ilmu yang diberikan bisa menjadi jalan untuk membantu ekonomi keluarga,” katanya penuh harap.

Program PKW yang dijalankan PKBM Madaprama Jaya ini diharapkan menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran melalui pengembangan usaha mandiri berbasis keterampilan. Dengan dukungan pemerintah dan semangat belajar masyarakat, pendidikan nonformal kini semakin menunjukkan perannya dalam membangun kemandirian ekonomi di Kabupaten Dompu.

Bagikan
Sumber: tamborapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks