LOMBOK TENGAH — Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Tengah, TGH Lalu Mala Syar’i, Lc., M.Ag., turun langsung ke Dusun Esok untuk mensosialisasikan sekaligus mendistribusikan bantuan program Tastura Cerdas. Kegiatan itu berlangsung di tengah antusiasme tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang memadati lokasi acara.
Bantuan Fokus ke Pendidikan dan Guru Ngaji
Tastura Cerdas menjadi salah satu program prioritas BAZNAS Lombok Tengah yang dirancang untuk memperkuat sektor pendidikan dan dakwah. Bantuan yang disalurkan mencakup dukungan operasional lembaga pendidikan, pembinaan guru ngaji, serta insentif bagi pengajar tahfidz di lingkungan masyarakat.
“Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki dampak besar dalam membantu pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan umat,” ujar TGH Lalu Mala Syar’i dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi harus terus diperkuat agar program kemaslahatan umat berjalan berkelanjutan.
Respons Kepala Desa: Manfaat Langsung untuk Warga
Kepala Desa Sintung, Herman, SH., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan dan kegiatan keagamaan yang selama ini belum tersentuh secara optimal.
“Kami sangat mengapresiasi program ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kegiatan keagamaan,” kata Herman. Ia berharap program serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak dusun di wilayahnya.
Bagaimana Warga Bisa Ikut Berpartisipasi?
BAZNAS Lombok Tengah juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi di kablomboktengah.baznas.go.id. Lembaga ini menjamin pengelolaan dana dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan.
Selain Tastura Cerdas, BAZNAS Lombok Tengah memiliki sejumlah program lain yang menyasar bidang kesehatan, ekonomi, dan bantuan sosial. Kegiatan di Dusun Esok ini menjadi bagian dari upaya memperluas dampak zakat hingga ke pelosok desa.
Apa Selanjutnya untuk Program Ini?
Pendistribusian tahap awal di Desa Sintung diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain di Lombok Tengah. TGH Lalu Mala Syar’i menyebut pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program agar tepat sasaran.
Ke depan, BAZNAS Lombok Tengah menargetkan penambahan jumlah penerima manfaat, terutama bagi guru ngaji dan lembaga pendidikan nonformal yang selama ini berjalan dengan dana swadaya masyarakat.