NUSA TENGGARA BARAT — Penyaluran hewan kurban menyasar warga di ring 1 Head Office PAMA serta seluruh jobsite di daerah operasional. Manajemen PAMA menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen keberlanjutan perusahaan terhadap lingkungan sosialnya.
"Hari Raya Iduladha mengajarkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan pentingnya berbagi kepada sesama. Melalui penyaluran hewan kurban ini, PAMA ingin terus hadir bersama masyarakat dan memperkuat hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar perusahaan," ungkap perwakilan manajemen dalam keterangan resmi, Jumat (29/5).
Makna Kurban di Balik Aktivitas Bisnis
Bagi PAMA, momentum Iduladha dimaknai lebih dari sekadar ibadah. Perusahaan melihatnya sebagai ajang menanamkan solidaritas sosial dan semangat gotong royong di kalangan karyawan dan masyarakat.
Manajemen menambahkan, keberadaan perusahaan harus memberikan kontribusi positif tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga," ujar perwakilan manajemen.
CSR Berkelanjutan Sepanjang Tahun
Program kurban ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PAMA Group yang dijalankan secara konsisten setiap tahun. Selain kurban, PAMA juga memiliki sejumlah inisiatif pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang berjalan di berbagai wilayah operasional.
Perusahaan yang bergerak di jasa pertambangan ini berupaya memastikan kebahagiaan Iduladha bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar area tambang. Dengan pendekatan humanis, PAMA ingin hubungan dengan warga setempat terus terjaga harmonis dan berkelanjutan.
Melalui semangat berbagi ini, PAMA menegaskan bahwa kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari operasional perusahaan di Indonesia.