PRAYA — Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyempatkan diri meninjau pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Praya, Lombok Tengah, pada Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungannya, ia memberikan motivasi kepada ratusan siswa baru dan menyoroti kebiasaan buruk yang kerap dilakukan remaja, yaitu sleep call.
Apa Bahaya Sleep Call bagi Pelajar?
Mu'ti menjelaskan bahwa sleep call—kegiatan menelepon pasangan atau teman hingga tertidur—dapat menurunkan kualitas tidur. Ia mengutip temuan dari Indonesian Health Science Journal yang menyebut fenomena ini berdampak negatif pada kesehatan.
"Taruh HP minimal satu meter dari tempat anda tidur, jangan meniduri HP apalagi ditiduri HP. Sayangi otak anda," tegas Mu'ti di hadapan para siswa.
Mendikdasmen: Jangan Jadi Manusia Kelelawar
Mantan tokoh Muhammadiyah ini juga meminta para siswa memperbaiki pola tidur malam hari agar tetap semangat ke sekolah. "Jangan sleep call. Jangan jadi manusia kelelawar," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebiasaan baik harus ditanamkan sejak dini untuk meraih kesuksesan di masa depan. "Biasakan melakukan hal yang baik supaya kalian sukses," pinta Mu'ti.
Motivasi untuk Siswa Baru SMAN 2 Praya
Kedatangan Mu'ti disambut antusias oleh para siswa baru. Ia tiba di SMAN 2 Praya pukul 11.45 Wita, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Samsul Hadi dan Kepala Dikbud Lombok Tengah Lalu Idham Khalid.
Dalam sambutannya, Mu'ti menyebut siswa yang masuk SMAN 2 Praya sebagai orang-orang beruntung karena sekolah ini masih masuk kategori favorit. "Selamat kepada adik-adik semua yang telah masuk di SMAN 2 Praya ini. Selamat telah terpilih, terseleksi," katanya.
Jangan Rendah Diri karena Bukan Anak Pejabat
Mu'ti mendorong siswa untuk memiliki mental kuat dan percaya diri. Ia menekankan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk berprestasi.
"Kalian tidak boleh rendah diri karena kalian orang desa, tidak boleh rendah diri karena bukan anak pejabat. Tetapi kalian harus percaya diri bahwa kalian adalah orang berprestasi," tegas Mu'ti.
Menurutnya, banyak tokoh hebat yang lahir melalui proses panjang dan kerja keras. "Pendidikan adalah salah satu kunci meraih kesuksesan," pungkasnya.