NUSA TENGGARA BARAT — Laga yang disaksikan 63.636 penonton ini menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino. Meski kalah, performa AS menunjukkan progres signifikan dibanding kekacauan di siklus sebelumnya. Tim asuhan Pochettino mampu bermain setara dan tidak membuat kesalahan beruntun seperti saat uji coba Maret lalu melawan Belgia dan Portugal.
Gol Voli Robinson Jadi Hiburan di Tengah Dominasi Jerman
Jerman langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Pelanggaran Tyler Adams di kotak penalti berbuah tendangan bebas tidak langsung yang dieksekusi Joshua Kimmich. Umpan melengkung Kimmich sukses dimanfaatkan Kai Havertz yang lolos dari kawalan Tim Ream dan Miles Robinson untuk mencetak gol pada menit ke-8.
AS baru bereaksi setelah gol tersebut. Christian Pulisic dan Sergiño Dest kesulitan menembus pertahanan rapi Jerman yang dipimpin Jonathan Tah. Dest beberapa kali mencoba peruntungan dari luar kotak, tapi tak ada yang mengarah ke gawang.
Pada menit ke-27, giliran Antonee Robinson yang menjadi pahlawan. Bek Fulham itu menyambut bola muntah hasil sepak pojok dengan tendangan voli first-time yang tak mampu dijangkau Oliver Baumann. Gol kelimanya untuk timnas itu menyulut euforia penonton tuan rumah.
Sané Patahkan Semangat AS, Freese Jadi Starter?
Memasuki babak kedua, Jerman kembali menunjukkan superioritas. Umpan terobosan cepat Jamal Musiala menemukan Leroy Sané yang setengah langkah lebih cepat dari Tyler Adams. Sané melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dihalau Freese pada menit ke-57.
Setelah gol kedua Jerman, Pochettino mulai melakukan rotasi pemain. Freese menjadi satu-satunya pemain yang bermain penuh 90 menit, mengindikasikan ia mungkin menjadi pilihan utama kiper di Piala Dunia. Sebelumnya, Pochettino bergantian memainkan Matt Turner dan Chris Brady di laga melawan Senegal.
Berhalter Menonjol, Weah Picu Keributan
Salah satu penampilan impresif datang dari Sebastian Berhalter. Gelandang Vancouver Whitecaps itu menunjukkan mobilitas tinggi, penguasaan bola rapi, dan sesekali kemampuan teknis di sekitar kotak penalti. Ia menjadi kandidat kuat starter saat AS menghadapi Paraguay pada 12 Juni nanti.
Menjelang akhir laga, ketegangan memuncak ketika Timothy Weah melakukan tekel sliding keras pada David Raum. Pemain belakang Jerman, Nico Schlotterbeck dan Jonathan Tah, langsung menghampiri Weah. Penonton justru bersorak dan meneriakkan "U-S-A" saat wasit Piero Mazo mencoba menenangkan situasi. Wasit asal Chili yang tidak termasuk dalam daftar wasit Piala Dunia itu dinilai terlalu longgar oleh suporter tuan rumah.
Kekalahan ini tak sepenuhnya mengecewakan. AS menunjukkan organisasi permainan yang lebih baik dan semangat juang tinggi. Namun, masalah umpan ke Folarin Balogun masih menjadi pekerjaan rumah — penyerang Arsenal itu hanya menyentuh bola 20 kali dalam 72 menit sebelum ditarik keluar.