NUSA TENGGARA BARAT — Polsek Baleendah tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu petani menyalurkan hasil panennya. Sebanyak satu ton jagung segar dikirim ke Bulog Sumedang, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek setempat.
Bukan Sekadar Pengawalan, Tapi Pendampingan Penuh
Personel Polsek Baleendah tidak hanya mengawal truk pengangkut jagung, tetapi juga mendampingi proses panen hingga pengiriman. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para petani. “Kegiatan ini guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah hukum Polsek Baleendah,” ujar AKP Hendri Noki Rukmansyah.
Dampak Langsung untuk Petani dan Masyarakat
Dengan tersalurkannya hasil panen ke Bulog, petani tidak perlu khawatir mencari pembeli. Bulog Sumedang menjadi penampung resmi yang memastikan jagung petani terserap pasar dengan harga yang wajar.
Bagi masyarakat, pasokan jagung yang masuk ke gudang Bulog membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasaran. Langkah kecil ini menjadi bagian penting dari rantai distribusi pangan nasional yang kerap terhambat di tingkat petani kecil.
Rencana ke Depan: Monitoring dan Pendampingan Berkelanjutan
Polsek Baleendah berencana melanjutkan pendampingan dan monitoring kegiatan pertanian secara berkala. Tidak hanya jagung, komoditas lain yang dihasilkan petani di Kecamatan Baleendah juga akan difasilitasi distribusinya ke Bulog atau mitra lainnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian di daerah lain. Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri oleh petani, tetapi perlu dukungan semua pihak, termasuk kepolisian.