GIRI MENANG — Aksi balap liar di jalur bypass BIL II, Lombok Barat, sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Akses menuju Bandara Internasional Lombok itu kerap ditutup secara sepihak oleh para pemuda saat akan memulai balapan.
Polres Lombok Barat langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Operasi penertiban digelar pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.
Gabungan Personel Polsek Disiagakan di Titik Rawan
Operasi ini melibatkan Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat, personel Pamapta, Polsek Kediri, Polsek Gerung, dan Pos GMS. Mereka menyisir area yang kerap dijadikan arena balapan liar.
“Kami bergerak langsung begitu menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aksi balap liar di jalur BIL II ini,” ujar Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain.
Pemuda Dibubarkan Secara Persuasif
Petugas menemukan sejumlah pemuda yang berkumpul di sekitar lokasi. Mereka langsung diberikan imbauan secara persuasif untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Pihak kepolisian menekankan bahwa langkah ini diambil demi menjaga keselamatan bersama. Jalur bypass BIL II merupakan ruas vital yang menghubungkan kawasan bandara dengan pusat kota, sehingga aktivitas balap liar sangat membahayakan pengendara yang melintas di malam hari.
Patroli Akhir Pekan Bakal Diintensifkan
Polres Lombok Barat menyatakan akan terus meningkatkan patroli preventif di jalur tersebut. Pengawasan akan diperketat, khususnya pada jam-jam rawan di akhir pekan.
“Patroli seperti ini akan terus diintensifkan,” tegas Iptu Reza. Langkah ini diambil agar aksi balap liar tidak kembali terulang dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar serta pengguna jalan menuju bandara.