NUSA TENGGARA BARAT — Getaran gempa dahsyat yang melanda Nagekeo tidak hanya berdampak pada gardu induk, tetapi juga merusak jaringan distribusi. Dari total 3.478 gardu distribusi yang terdampak, sebanyak 3.059 gardu atau sekitar 88 persen telah berhasil dioperasikan kembali.
General Manager PLN UIW NTT, Eko, melalui siaran persnya pada Minggu (16/8/2026), menegaskan bahwa seluruh tim dikerahkan bekerja tanpa henti di lapangan. "Kami mengutamakan pemulihan fasilitas vital terlebih dahulu agar penanganan bencana dan layanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan normal," ujarnya.
RSUD Bajawa dan Bandara Jadi Prioritas Utama
PLN menempatkan fasilitas kesehatan dan transportasi sebagai prioritas tertinggi dalam pemulihan. Keandalan pasokan listrik di RSUD Bajawa menjadi contoh nyata keberhasilan langkah ini, memastikan layanan medis dan operasi darurat bagi korban gempa dapat berjalan lancar.
Direktur RSUD Bajawa, Heronimus Due, mengapresiasi kesiapsiagaan PLN. "Sejak kejadian gempa hingga saat ini, kondisi kelistrikan rumah sakit tetap terkendali dan stabil. Keandalan listrik ini sangat krusial bagi pasien dengan perawatan intensif serta kelancaran rencana tindakan operasi darurat," tuturnya.
Apresiasi serupa datang dari sektor pariwisata. Manager Blue Ocean Hotel, Lusiana Isabella Badik, mengucapkan terima kasih atas gerak cepat petugas PLN dalam menangani gangguan kelistrikan pascagempa.
Tim Lapangan Masih Bekerja, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Meski gardu induk telah pulih, Eko menyatakan personelnya masih melakukan penyisiran dan perbaikan pada jaringan distribusi yang putus akibat longsoran maupun patahan tiang. Proses ini diperlukan untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan kembali normal 100 persen.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Informasi resmi mengenai perkembangan kondisi kelistrikan dapat dipantau melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Pemulihan cepat ini menjadi krusial tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk menggerakkan roda ekonomi dan layanan publik di Nagekeo yang tengah dalam masa tanggap darurat. Keandalan listrik adalah fondasi bagi operasional rumah sakit, bandara, dan pusat-pusat evakuasi yang melayani ribuan warga terdampak. Kerja keras petugas di lapangan memastikan denyut kehidupan di wilayah bencana perlahan kembali normal.