TANJUNG — Kerja sama antara Astra Motor NTB dan Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Utara menempatkan papan imbauan di titik-titik yang dinilai paling rawan kecelakaan. Penanda itu berfungsi sebagai peringatan visual bagi pengendara sebelum memasuki jalur berisiko.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Lombok Utara, Aipda I Putu Jhoni Agus, menyebut kawasan black spot perlu perhatian khusus dari setiap pengguna jalan.
"Melalui pemasangan papan imbauan black spot ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kewaspadaan ketika melintasi kawasan rawan kecelakaan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kecepatan," ujar Jhoni, Minggu (25/10/2026).
Penegakan Hukum Saja Tidak Cukup
Jhoni menilai penindakan oleh kepolisian tidak bisa berdiri sendiri dalam menekan risiko kecelakaan di jalan raya. Kesadaran kolektif warga dinilai menjadi kunci agar tertib berlalu lintas menjadi kebiasaan, bukan kewajiban yang dipaksakan.
Pandangan senada datang dari sisi industri otomotif. Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, I Deni Bayu Efendi, menyebut papan imbauan sebaiknya dibaca sebagai pengingat untuk mengevaluasi cara berkendara.
"Ketika melihat papan imbauan black spot, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan baru menyadari pentingnya keselamatan," kata Deni.
Empat Hal yang Diminta Dijaga Pengendara
Deni merinci sejumlah langkah sederhana yang kerap terlewat sebelum berkendara. Poin-poin ini disebutnya menentukan seberapa besar risiko yang dihadapi pengendara di jalan.
- Memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berangkat.
- Menggunakan perlengkapan berkendara standar, termasuk helm.
- Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
- Menghindari penggunaan ponsel selama berkendara.
Pemasangan papan di Lombok Utara diharapkan tidak berhenti sebagai penanda fisik di tepi jalan. Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara menargetkan perubahan perilaku warga agar keselamatan menjadi kebutuhan utama dalam mobilitas sehari-hari.